Tim SAR Evakuasi 245 Pengungsi Gunung Agung

Selasa, 28 November 2017 : 00.00
Pengungsi Gunung Agung dievakuasi tim SAR Gabungan
KARANGASEM - Tim SAR gabungan terus mengupayakan pengosongan di daerah terdampak Erupsi Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem khusunya di KRB (Kawasan Rawan Bencana) 3 dan KRB 2 dengan mengevakuasi hingga 245 orang warga.

"Sejak terjadi letusan abu vulkanik tim SAR telah berupaya mengevakuasi warga, secepatnya harus pengosongan di KRB 3 dan KRB 2," ungkap Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Gede Ardana dalam keterangan resminya, Senin (27/11/2017).

Diakuinya, masih ada beberapa warga yang tetap memilih bertahan karena keyakinan mereka, melihat kilas balik pada erupsi 1963 silam. Tentunya hal tersebut tidak logis dan terlalu beresiko jika bertahan pada kawasan terdamak erupsi.

"Jika masyarakat tetap ngotot berada di KRB, langkah lebih lanjut Basarnas akan bekerja sama dengan aparatur setempat untuk menertibkan warga, ini menyangkut nyawa maka segala upaya harus dilakukan," tegas Ardana.

Berdasar laporan PVMBG terkait aktivitas Gunung Agung pada periode pengamatan hari ini terhitung dari pukul 12.00 Wita hingga 18.00 Wita, tercatat kegempaan tremor non harmonik 1 kali terjadi dengan amplitudo 22 mm berdurasi 1832 detik, sementara itu vulkanik dangkal sebanyak 3 kali, amplitudo 2-3 mm yang berdurasi 7-11 detik.

Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 8 km dari kawah G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 10 km dari kawah Gunung Agung.

Apabila di KRB 3 dan KRB 2 telah dievakuasi, maka selanjutnya dilakukan pengawasan di zona tersebut, dan diteruskan pengosongan pada KRB 1. Ardana menghimbau kepada warga yg masih berada di KRB 3 dan KRB 2 segera melakukan evakuasi mandiri atau meminta bantuan kepada tim SAR.

"Mungkin saja mereka bisa terhindar dari dampak erupsi seperti pengalaman yang lampau, tetapi ada resiko terputusnya akses ke wilayah mereka, dan bantuan tidak bisa tersalurkan, hal itu yang harusnya menjadi pertimbangan warga agar mau dievakuasi," jelasnya.

Sejak pagi sampai dengan pukul 18.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 245 warga yang berada di kawasan rawan bencana.

Tim SAR tersebar di pos Aju, yakni Rendang, Selat, Jasri dan Les dikoordinir oleh tim Basarnas yang berada di Pos Komando Tanah Ampo, begitu pula seluruh rencana pergerakan potensi SAR lainnya dalam upaya evakuasi warga.

"Prosedurnya memang seperti itu, berada dalam satu komando, agar pergerakan efektif dan tepat sasaran," ungkap Ardana saat usai menghadiri rapat bersama komisi 9 DPR RI di Posko Tanah Ampo.

Selama evakuasi berlangsung turut melibatkan personil dari SAR Sabhara Polda Bali, Kodim 1623 Karangasem, Pol PP Karangasem, BPBD Karangasem, Polres Karangasem, ORARI Karangasem, Damkar Karangasem, Relawan Buser, PMI serta relawan SAR lainnya.

Berdasarkan data rekapitulasi dari BPBD di Posko Siaga Darurat Gunung Agung di Tanah Ampo, hingga pukul 18.00 Wita total pengungsi sebanyak 29.023 orang dengan lokasi pengungsian berada di 217 titik. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi