Tersandung Narkoba, Polisi Minta Wakil Ketua DPRD Bali Serahkan Diri

Senin, 06 November 2017 : 22.33
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo/dok
DENPASAR - Wakil Ketua DPRD Bali, Komang Swastika yang hingga kini masih buron diminta kepolisian agar segera menyerahkan diri menyusul penemuan narkoba dan senjata api saat penggerebekan di rumah salah satu pentolan ormas besar di Bali itu.

Lantaran tak kunjung muncul beberapa hari pasca penggerebekan di rumahnya Jalan Pulau Batanta No 70 Denpasar, polisi kemudian memasukkan pria yang disapa Mang Jangol bersama istri Dewi Ratna ke daftar pencarian orang (DPO).

Tidak hanya itu, politikus Partai Geridra itu dicekal oleh kepolisian setelah bekerja sama dengan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

"Selain masuk daftar DPO, kami juga melakukan pencekalan terhadap keduanya bekerja sama dengan pihak bandara," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo dalam keterangan resminya, Senin (6/11/2017).

Pencekalan terhadap Swastika dilakukan setelah terdeteksi beberapa kali melakukan perjalanan ke luar negeri.

Terkait kasus yang membelit Swastika, aparat juga membentuk tim khusus memburu keduanya dibantu Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Bali dan Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali.

"Jika tidak mau menyerahkan diri baik-baik, kami ambil tindakan keras," kata Hadi menegaskan. Diketahui, saat petugas menggerebek rumah tersangka ditemukan seutas tali tergantung di jendela kamar Swastika yang diduga digunakan untuk melarikan diri.

Dari penggerebekan itu, petugas menangkap enam orang tersangka yang terkait kasus ini, masing-masing Gede Juniarta (GJ), Dandi Suardika (DS), Rahman (Rh), Sumiati (Sm), Nurhasim (Nh), dan Agus Sastrawan (AS).

Mereka adalah penjual dan pemakai sabu yang diperoleh dari Swastika dan istrinya. Polisi mengamankan dari rumah Swastika, barang bukti sabu seberat 20,73 gram bernilai sekitar Rp 37 juta, senjata tajam dan senjata api. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi