Selama 14 Hari, Polres Buleleng Jaring 847 Pelanggaran Lalu Lintas

Selasa, 14 November 2017 : 23.02
Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Adi Sulistyo berikan keterangan pers hasil operasi Zebra
BULLENG - Satlantas Polres Buleleng menggelar operasi zebra selama empat belas hari berhasil menindak 847 lebih kasus pelanggaran yang dilakukan para pengendara sepeda motor dari berbagai jenis pelanggaran.

Operasi zebra digelar 1 November hingga 14 November dimana pelanggaran didominasi surat-surat kendaraan, dari 847 lebih pelanggaran tersebut, polisi menyita 268 kendaraan sebagai barang bukti.

Kepolisian lebih memfokuskan pelanggaran-pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan lalulintas, seperti melanggar rambu lalulintas dan melanggar marka jalan.

"Operasi zebra memang paling banyak ditemukan pelanggaran surat-surat kendaraan, meski yang menjadi Target Operasi (TO) sebelumnya yakni, pelanggaran marka dan rambu lalulintas," jelas Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP. Adi Sulistyo Utomo, Selasa (14/11/2017).

Tercatat 847 lebih pelanggaran berhasil ditindak anggota polisi. Akibat pelanggaran itu, polisi menyita SIM sebanyak 84, STNK sebanyak 495, dan sepeda motor sebanyak 268 unit.

Selain menindak sejumlah pelanggar, kata Adi Sulistyo, selama operasi zebra agung ini berlangsung, setidaknya tercatat ada 6 kasus lakalantas terjadi di wilayah Buleleng.

Dari 6 kasus lakalantas itu, 2 orang meninggal dunia, luka berat sebanyak 1 orang, dan luka ringan sebanyak 8 orang, dengan total kerugian materiil mencapai Rp 18 juta lebih.

Pihaknya fokus data laka, kemudian dianatomikan. di mana kejadiannya, sebab pelanggaran atau kecelakaan untuk nantinya bisa tentukan titik lokasi rawan lakalantas.

"Dengan operasi ini, maka kedepannya itu tidak akan ada banyak pelanggaran, dan kami memberi pengarahan masyarakat untuk tertib lalulintas, itu bisa lebih mudah," jelas Adi Sulistyo. (gde)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi