Ritual Ngelawang Hibur Penumpang di Bandara Ngurah Rai

Minggu, 12 November 2017 : 08.31
MANGUPURA - PT. Angkasa Pura I (Persero) berikan suguhan spesial kepada para penumpang dan pengguna jasa Bandara I Gusti Ngurah Rai berupa gelaran ritual Ngelawang. Ritual digelar menyambut Hari Raya Kuningan, Sabtu (11/11/2017).

Bagi umat Hindu, Ritual Ngelawang ini dipercaya sebagai penolak bala yang sering ditampilkan saat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Ngelawang dilakukan dari rumah ke rumah atau desa ke desa untuk mengusir roh-roh jahat dan melindungi penduduk dari wabah penyakit yang diakibatkan oleh roh jahat tersebut.

Menariknya pementasan Ngelawang dilakukan di dalam bandara. Sekelompok anak-anak menggunakan pakaian adat Bali mengarak Barong Bangkung dengan iringian musik Gamelan. Barong Bangkung ini diarak keliling terminal internasional dan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi mengungkapkan, gelaran ini selain untuk melestarikan budaya Bali, juga untuk memperkenalkannya kepada dunia. "Tidak hanya menghibur penumpang, tetapi juga sebagai edukasi dan promosi budaya Bali," tutur Yanus.

Lewat suguhan tradisi lokal seperti ini juga menjadi nilai tambah bagi layanan di bandara. "Ada interaksi antara kami dengan penumpang dan yang terpenting para penumpang dapat merasakan pengalaman baru yang unik, berbeda dan menyenangkan," tambahnya.

Inovasi terus dilakukan Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rau dengan menghadirkan nuansa dan pengalaman berbeda kepada para penumpangnya.

Tidak mengherankan jika bandara ini mendapatkan banyak apresiasi baik tingkat nasional maupun internasional seperti yang baru lalu dinobatkan sebagai bandara terbaik ketiga tingkat internasional. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi