Prof Taruna Ikrar Ungkap Pengobatan Penyakit Kronis dengan Advance Medicine

Minggu, 05 November 2017 : 08.10
Prof Taruna Ikrar memberikan paparannya di Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta/foto:humas ugm
YOGYAKARTA - Dekan Fakultas Biomedical Sciences, National Health University, California, USA, Prof. Taruna Ikrar, Ph.D terus memperkenalkan Advance Medicine yang diyakini bisa menjadi solusi atas berbagai penyakit kronis.

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan Ikrar menyampaikan obat yang diyakini sebagai solusi penyakit degeneratif yaitu Advance Medicine.

Advance Medicine adalah suatu teknologi kedokteran terkini yang sangat efektif mengobati berbagai penyakit-penyakit kronis atau regeneratif seperti Cerebal Palsy (PC), Alzheimer, orang yang otaknya mengalami kerusakan (Parkinson, Epilepsy, Schizophrenia, dan lainnay), atau pasien-pasien yang mengalami penyakit kronis.

"Banyak peluang untuk kita di Indonesia menghasilkan berbagi temuan termasuk di bidang farmasi mengingat potensi sumber daya alam bangsa ini cukup beragam. Menjadi tantangan untuk mengembangkan obat-obat baru," katanya di Kampus UGM Yogyakarta baru-baru ini.

Menurutnya, pendekatan biologi sangat diperlukan dalam pengembangan obat-obat baru. Salah satunya adalah advance medicine yang pengembangannya telah diterapkan di Amerika Serikat.

Advance medicine merupakan teknologi kedokteran modern yang efektif untuk mengobati berbagai penyakit kronis maupun degenertif, seperti diabetes, hipertensi, alzhimer, dan parkinson.

"Pengobatan dengan obat konvensional kurang efektif karena hanya menghilangkan gejalanya saja tetapi tidak mengobati penyakitnya. Namun, Advanced medicine ini bisa mengobati penyakit-penyakit yang susah disembuhkan," sambungnya dilansir laman ugm.ac.id.

Metode ini belum ada di Indonesia sehingga Ikrar mencoba untuk menyampaikan ilmunya kepada mahasiswa Fakultas Farmasi UGM agar nantinya dapat dikembangkan di Indonesia.

"Di Indonesia memang belum ada, saya coba transfer ilmunya agar nantinya bisa dikembangkan di Indonesia," harapnya

Dalam kesempatan itu, Ikrar mengajak mahasiswa UGM untuk berpikir kreatif dan terus berinovasi. "Harus berpikir “out of the box” untuk bisa menghasilkan ide dan inovasi di masa depan yang lebih baik," tegasnya.

Nominator nobel bidang kedokteran 2016 diundang guna memotivasi mahasiswa Fakultas Farmasi UGM. Ikrar merupakan ilmuwan Indonesia yang banyak menghasilkan penelitian dan mendapatkan pengakuan dunia.

Menyampaikan materi tentang “Biological Drugs Discovery and Development", pria dengan 63 penemuan dan 3 hak paten di bidang kedokteran ini menyebutkan bahwa perkembangan di bidang kesehatan dan kefarmasian berjalan cukup pesat.

Kemajuan tersebut telah melahirkan berbagai penemuan baru yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi