Minta Pengungsi Tenang, Presiden Jokowi Terus Pantau Gunung Agung

Kamis, 30 November 2017 : 07.18
Presiden Jokowi saat meninjau lokasi pengungsian Gunung Agung/dok.
JAKARTA - Presiden Joko Widodo terus memantau perkembangan erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem dan meminta agar masyarakat terutama yang berlokasi di sekitar Gunung Agung, Bali tetap tenang.

Kepala Negara juga meminta masyarakat untuk mengikuti saran dan imbauan baik dari pemerintah pusat maupun daerah. "Bagi mereka yang masih berada di radius 8 sampai 10 kilometer agar mengungsi demi keselamatan," ujar Jokowi kepada wartawan di di Jakarta, Rabu (29//11/2017).

Kepala BNPB bersama TNI, POLRI, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan kementerian terkait lainnya diperintahkan untuk bekerja memberikan dukungan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah daerah yang ada di Bali dalam penanganan pengungsi.

“Semua harus dibackup saya minta jangan sampai ada korban karena terkena letusan,” kata Presiden Jokowi menegaskan.

Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara juga diingatkan, agar memperhatikan keselamatan penerbangan. “Ini penting sekali karena abu dari Gunung Agung sangat membahayakan penerbangan dan tentu saja keselamatan penumpang,” ucapnya.

Demikian juga, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata, Gubernur Bali dan para bupati di Bali agar memberikan penanganan kepada wisatawan yang terkena dampak penutupan bandara.

“Agar ditangani, dilayani sebaik-baiknya. Jangan sampai mereka tidak terurus pulang atau keluar dari Bali karena bandaranya tertutup,” kata Jokowi want-wanti. Jokowi menegaskan, dirinya akan terus memantau setiap perkembangan yang terjadi di Gunung Agung yang kini statusnya berada pada level 4 atau Awas. (des)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi