Megawati Pilih Duet Koster-Cok Ace di Pilgub Bali 2018

Sabtu, 11 November 2017 : 14.19
Pasangan Wayan Koster dan Cok Ace direstui Megawati bertarung di Pilgub Bali 2018
DENPASAR - Ketua umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memilih pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung pada Pemilihan Gubernur Bali 2018.

Rekomendasi jatuh ke tangan Koster yang Ketua DPD PDIP Bali sebagai cagub dan Cok Ace sebagai cawagub yang diusung PDIP disampaikan langsung Megawati Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11/2017).

Sejumlah alasan disampaikan Megawati memilih Koster dibanding figur PDIP lainnya seperti Wali Kota Denpasar Ida Bagu Rai Dharma Wijaya Mantra, karena anggota DPR RI Komisi IX itu memiliki pengalaman politik matang di Senayan baik dalam berinteraksi di DPR maupun dengan pemerintahan.

Selain itu, Koster yang alumnus ITB Bandung itu memiliki kapabilitas dan mumpuni menjadi akademisi di sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air. Visi Koster dalam menopang pemnbangunan semesta berencana serta menjaga adat dan budaya Bali juga diyakini mampu membawa Bali ke depan ke arah yang lebih baik.

Demikian pula, Cok Ace mantan Bupati Gianyar yang Ketua PHRI Bali ini ditandemkan sebagai wakil gubernur karena memiliki pengalaman dalam pengembangan pariwisata, seni dan budaya Bali ke depan.

Ditunjuknya duet Koster dan Cok Ace sebagai pasangan cagub-cawagub Bali disambut suka cita para pendukung atau relawan di Bali. Bahkan, sejak pagi relawan Koster-Cok Ace dengan sabar menunggu sembari menonton siaran langsung televisi terkait pengumuman rekomendasi Megawati untuk Pilgub Bali di sekretariat DPD PDIP Bali di Renon, Denpasar.

Menurut I Gusti Ngurah Rai Wirajaya dan Prof Made Bakta, dua tokoh relawan, menegaskan bersama elemen masyarakat lainnya siap mengamankan pasangan yang direstui Megawati ini.

Sama seperti tahun 2015 lalu, Wirajaya yang Ketua PHRI Badung dan relawan lainnya, mendukung pasangan Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa yang berhasil menjadi Bupati dan Wakil Bupati Badung.

"Tahun 2018 ini, kami dukung pasangan Koster Bali Satu (KBS) dan Cok Ace karena latar belakangnya, kenapa kita butuhkan Cok Ace karena beliau tokoh pariwisata pernah Bupati Gianyar dan memiliki komitmen kuat memajukan pariwisata," tegasnya.

Dalam pandangan relawan, pasangan KBS dan Cok Ace cukup ideal antara politisi dan profesional. Bali sangat tergantung pada sektor pariwisata sehingga menjadi leading sektor perekonomian di Pulau Dewata.

Dengan begitu, dibutuhkan pemimpin kolaborasi antara politisi dan profesional di bidang pariwisata. Kedua pasangan ini memiliki komitmen kuat dalam mengembangan pariwisata Bali ke depan lebih baik. Komitmem kedua pasangan inilah yang dipegang oleh para pelaku dan masyarakat pariwisata di Bali.

Wirajaya lantas mamaparkan data, penduduk Bali berjumlah sekira 4 juta jiwa, 1 juta diantaranya menggantungkan hidup bergerak di sektor pariwisata. Dengan asumsi 80 persen saja dukungan kepada pasangan ini, tentunya sangat signifikan.

"Kami optimis, hari ini diumumkan Ketua Umum PDIP Megawati, kami sangat bangga, ini memang dinanti-nantikan dari dulu pasangan kolaborasi pasangan kolaborasi politisi dan profesional, ini pemerintahan dengan raw model yang baru sehingga pemerintahan menjadi seimbang, kami bersyukur dan gembira sekali," demikian Wirajaya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi