Jajaran Korem Wira Sakti Diingatkan Bahaya Laten Komunisme dan Radikalisme

Minggu, 19 November 2017 : 06.57
NUSA TENGGARA TIMUR - Jajaran Komando Resor Militer 161/Wira Sakti mengikuti sosialiasi bahaya laten komunis dan paham radikal bertempat di Aula Serbaguna Makorem setempat.

Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka oleh Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Infanteri Irnando Arnold B. Sinaga mewakili sekaligus membacakan sambutan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa.

Danrem Teguh mengatakan bahwa bahaya laten komunis dan paham radikal tersebut masih ada dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini yang masih menjadi ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kedua kelompok baik komunis dan paham radikal saat sekarang berusaha untuk menghidupkan paham atau ideologi mereka dengan melempar opini-opini yang dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat.

Termasuk juga adanya berbagai kegiatan berkelompok dalam bentuk diskusi atau pertemuan. Danrem menegaskan bahaya laten komunis, paham radikal atau aliran apapun yang bertentangan dengan Ideologi Pancasila maka tidak memiliki tempat untuk hidup di wilayah NKRI.

"Paham seperti itu sangat bertentangan dengan karakteristik Bangsa Indonesia Yang Berketuhanan Yang Maha Esa yang hidup dalam bingkai kebhinnekaan yang terdiri atas berbagai suku, agama, ras, adat istiadat, budaya, bahasa dan ciri lainnya," ucapnya baru-baru ini.

Sejarah mencatat, komunisme beberapa kali melakukan pemberontakan dan merongrong Pancasila serta melakukan berbagai tindakan keji kepada Bangsa Indonesia.

Begitu juga paham radikal dengan berbagai alasan mulai dari ideologi, ekonomi dan sosial budaya juga berusaha untuk menggoyang dan merongrong eksistensi Ideologi Pancasila.

Kondisi saat ini dengan kemajuan teknologi juga memungkinkan kedua kelompok tersebut dapat melempar berbagai isue melalui pemanfaatan sosial media yang rentan mempengaruhi pola pikir masyarakat untuk mendapatkan perhatian, dukungan ataupun simpati.

"Sosilisasi bahaya laten komunis dan paham radikal diselenggarakan baik dalam lingkungan TNI dan keluarga besarnya serta bagi komponen masyarakat lainnya," imbuh Danrem.

Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi sekaligus sikap kewaspadaan dan kesigapan kita dalam mengahadapi kemungkinan bangkit dan tumbuhnya komunisme dan paham radikal di lingkungan kita.

Sosialisasi Balatkom dan Paham Radikal kali ini diisi oleh dua pemateri yaitu Kasiter Korem 161/Wira Sakti Kolonel Infanteri Afson Riswandi Sirait, membawakan materi bahaya laten komunis.

Sementara materi paham radikal disampaikan oleh Pasi Intel Korem 161/Wira Sakti Kapten Infanteri Andhi Susanto. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi