Gerindra Pastikan Tak Lindungi Kader yang Terlibat Narkoba di Bali

Minggu, 05 November 2017 : 18.32
ilustrasi
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan partainya akan memberikan saksi tegas hingga pemecatan terhadap Wakil Ketua DPRD Bali, Jro Komang Swastika jika terbukti bersalah terlibat penyalahgunaan narkoba.

Sebelumnya, Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar melakukan penggerebekan di rumah milik Swastika di Jalan Pulau Batanta Nomor 70 Denpasar pada, Sabtu (4/11/2017).

Mendengar kabar itu, dalam siaran persnya, Sufmi menyatakan, terkait kasus yang menjerat pria yang disapa Mang Jangol yang merupakan politikus Partai Gerindra, pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah.

Meski demikian, dari laporan dan informasi yang didapatnya terkait kasus ini, tentu partai akan bersikap tegas dengan melakukan tiga langkah organisasi.

"Kami mendukung pihak kepolisian yang menjalankan tugasnya. Kami serahkan sepenuhnya persoalan hukum tersebut kepada pihak kepolisian," ujarnya, Minggu (5/11/2017).

Pihaknya berharap yang bersangkutan, bisa diproses berdasarkan alat-alat bukti yang ada. sesuai dengan hukum dan ketentuan perundang-undangan berlaku. Selain itu, Gerindra tidak mentolerir perilaku anggota yang melanggar hukum.

"Siapapun dia, termasuk Wakil Ketua DPRD Bali, jika terbukti melanggar hukum, akan diberhentikan secara tiga rangkap yaitu sebagai anggota partai, sebagai anggota DPRD dan sebagai pengurus partai," katanya menegaskan.

Dalam waktu dekat, Majelis Kehormatan Partai akan mencari informasi ke Bali untuk kemudian memutuskan langkah-langkah teknis lebih lanjut.

"Yang ketiga, Partai Gerindra tidak akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. Kami persilahkan dia mengurus sendiri masalah hukum yang dia hadapi," sambungnya.

Menurut Sufmi, Partai Gerindra adalah partai kader. Gerindra tidak pernah takut kehilangan kader yang melakukan pelanggaran hukum.

"Kepada anggota dan pengurus partai di Bali kami serukan untuk tetap tenang dalam melakukan kerja-kerja organisasi kepartaian. Biarkan persoalan Wakil Ketua DPRD Bali ini diurus aparat penegak hukum," demikian Sufini.

Tim Satnarkoba Polresta Denpasar dipimpin Kasat Narkoba Komisaris I Wayan Arta menggerebek rumah seorang Wakil Ketua DPRD Bali di Jalan Pulau Batanta Nomor 70 Denpasar, Sabtu (4/11).

Di rumah pria berinisial JGKS itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan paket sabu siap edar. Penggerebekan rumah politisi Partai Gerindra itu merupakan pengembangan dari penangkapan sehari sebelumnya oleh Polresta Denpasar terhadap seorang pria bernama Gede Juli Antara (21).

Pria asal Abiansemal, Badung itu kedapatan memiliki satu paket sabu yang didapat dari seseorang bernama Dandi yang beralamat di rumah JGKS. Atas hal itu, polisi kemudian langsung melakukan penggeledahan di rumah tokoh ormas besar itu.

Selain puluhan paket sabu siap edar, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa bong, korek api, plastik klip, uang tunai belasan juta rupiah. Turut disita satu unit airsoft gun beserta dua peluru tajam. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi