Erupsi Gunung Agung, Pramuka Galang Bumbung Kemanusiaan untuk Bali

Selasa, 28 November 2017 : 16.45
Pramuka membaur bersama tim SAR lainnya membantu pengungsi Gunung Agung Bali
KARANGASEM - Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Abdimasgana, Ranggawisnu menegaskan Kwarnas akan meninjau Posko Pramuka Peduli Bali untuk melihat langsung aktivitas Pramuka dalam membantu pengungsi Gunung Agung.

“Kami ingin memantau situasi terkini, kebutuhan Tim Satgas dan memotivasi anggota Pramuka yang aktif sehingga bisa menghimpun bumbung kemanusiaan untuk Bali,” ujar Ranggawisnu dalam keterangannya, Selasa (28/11/2011).

Dia mengatakan, anggota Pramuka di Bali, tidak berpangku tangan langsung membagikan masker kepada masyarakat yang terkena abu dan membantu evakuasi hingga mengaktifkan posko pengungsian Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali.

Status Gunung Agung di Karangasem, Bali telah dinaikkan dari level III (siaga) menjadi level IV (awas). Abu vulkanik semburan gunung itu memenuhi ruang udara daerah sekitar.

Ketua Satgas Pramuka Peduli Bali, Bagus Partha Wijaya mengungkapkan, ada tiga kegiatan yang dilakukan. Pertama, mengaktifkan posko-posko untuk mendukung penerimaan dan penyaluran bantuan.

"Kedua, membantu evakuasi. Dan ketiga, membagikan masker kepada masyarakat,” kata Bagus.

Pihaknya mengirim surat edaran kepada Kwartir Cabang se-Bali. Posko-posko itu sebelumnya sudah ada, tetapi karena status Gunung Agung sudah ditingkatkan dan masyarakat sudah mulai mengungsi, posko-posko itu kembali diaktifkan.

Satgas Pramuka Peduli sudah membentuk posko di setiap kabupaten di Provinsi Bali. Total ada 10 posko. Kata dia, yng dibutuhkan masyarakat saat ini adalah masker karena hujan abu sudah sampai ke kabupaten sehingga pihaknya membagikan masker kepada masyarakat.

"Masyarakat merasakan keberadaan Pramuka. Apalagi kami memberikan bantuan dan hiburan atau trauma healing untuk mereka. Jadi, masyarakat lebih mengenal lagi dengan Pramuka Peduli,” terangnya.

Pemerintah juga merasakan langsung peran Pramuka saat terjadi erupsi Gunung Agung ini.

“Bukan hanya masyarakat, pemerintah daerah pun termasuk yang kita datangi itu merasakan. Termasuk Bupati Karangasem mengatakan, bantuan yang diberikan Pramuka ini sangat tepat sesuai kebutuhan,” tandasnya.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengapresiasi langkah cepat Satgas Pramuka Peduli Bali. Terlebih, para relawan tersebut tidak ada yang dibayar dan peralatan yang mereka gunakan juga seadanya.

“Salut buat Pramuka Peduli Bali. Mereka rela panas-panasan demi bantu masyarakat imbas Gunung Agung di Bali. Mereka ikhlas, tidak ada yang dibayar sepeser pun,” terangnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi