Dapur dan Kamar Suci Made Rana Terbakar Gara-gara Dupa

Senin, 06 November 2017 : 15.41
Bangunan kamar suci milik Made Rana yang terbakar menyisakan puing-puing bekas kebakaran
TABANAN - Diduga karena gara-gara dupa yang jatuh ke kasur, bangunan dapur dan kamar suci milik I Made Rana (80) alias Nang Sueca di Banjar Dinas Keloncing, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, terbakar, Minggu (5/11/2017) malam.

Informasi di lapangan, kebakaran tersebut diketahui kali pertama oleh saksi Nengah Jodra (70) sekitar pukul 22.00, ketika saksi keluar rumah hendak buang air kecil.

Mengetahui ada api yang membakar kamar tetangganya itu, Jondra spontan berteriak ada kebakaran dan meminta tolong kepeda warga.

Teriakan Jondra tersebut didengar oleh para pemuda yang malam itu kebetulan nongkrong di Poskamling. Selain memukul kentongan yang ada di poskamling, para pemuda tersebut juga langsung menuju rumah yang terbakar untuk memberikan pertolongan.

Berkat kesigapan para pemuda dan warga setempat, meski dengan peralatan dan air PAM seadanya, api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 23.15.

Kapolsek Penebel, AKP Ketut Mastra Budaya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut. "Bener telah terjadi kebakaran di Wongaya Gede. Begitu menerima laporan, petugas langsung ke lapangan untuk melakukan olah TKP," katanya saat dikonfirmasi, Senin (6/11/2017) sore.

Menurut Kapolsek Penebel, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran tersebut diduga karena dupa bekas sembahyang yang lupa dimatikan jatuh ke tempat tidur yang ada kasur kapuknya.

"Dari keterangan saksi, sebelumnya sekitar pukul 18.00 istri korban, Ni Ketut Kasti bersembahyang di kamar suci. Sesajen dan dupa yang masih hidup diletakkan di atas tempat tidur lalu ditinggal pergi tidur bersama suaminya di kamar yang lain. Diduga dupa tersebut jatuh dan membakar kasur kapuk," terangnya.

Terkait kejadian tersebut, korban menderita kerugian materiil sekitar Rp 50 juta dan uang tunai Rp 500 ribu. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi