Bupati Eka Jenguk Anak Lumpuh Penderita Penyakit Langka

Selasa, 21 November 2017 : 20.37
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menjenguk anak penderita Anenchepaly di Banjar Kebon Jero, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali
TABANAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tampak sedih dan merasa trenyuh begitu melihat Ni Luh Gede Rita Kirani (7) yang tak berdaya dalam pelukan dan pangkuan neneknya di dalam ruangan sempit sebuah rumah di Banjar Kebon Jero, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, Selasa (21/11/2017).

Ni Luh Gede Rita Kirani berdasarkan hasil CT Scan dan diagnose dokter menderita Anencephaly, jenis penyakit langka yang menyerang bagian otak. Sering juga disebut dengan nama cacat otak.

"Anencephaly atau cacat otak baru kali pertama ini kasusnya terjadi di Tabanan. Sebuah kelainan pada otak yang tidak bisa berkembang sempurna sehingga anak lumpuh, tidak bisa tumbuh kembang secara sempurna seperti anak seusianya. Sampai saat ini belum ada obatnya," ujar dr. I Nyoman Suratmika, Kadis Kesehatan yang mendampingi kunjungan Bupati Eka.

Rita Kirani diketahui menderita Anencephaly saat berusia empat bulan. Hal itu diketahui ayah Rita Kirani, Gede Juli Artawan (25) saat Rita dirawat di RSU Tabanan karena pertumbuhan Rita yang tidak normal seperti bayi seusianya.

"Saya kira anak saya sakit biasa. Tapi setelah diperiksa dokter dan dilakukan CT Scan, anak saya katanya menderita penyakit langka kelainan otak yang belum ada obatnya. Mengetahui hal itu saya pasrah. Semuanya saya serahkan pada Hyang Widhi. Mudah-mudahan masih ada mujizat sehingga anak saya bisa sembuh," papar Juli Artawan pasrah.

Juli Artawan yang bekerja serabutan ini juga mengaku pasrah ketika Rita Kirani berusia setahun ditinggalkan ibundanya Ni Ketut Hendrawati pulang ke rumah orang tuanya di Jembrana. "Istri saya pulang ke rumah orang tuanya dan tidak mau kembali lagi bersama kami," katanya datar.

Terkait penderitaan yang dialami Rita Kirani, yang lumpuh tergolek lemah dan hanya memiliki berat badan 9 Kg ini, Bupati Eka Wiryastuti menyatakan keprihatinan dan kesedihannya.

Bupati Eka berharap keluarga tetap tegar dan kuat. Meski Rita kondisinya tidak bisa ditolong lagi karena mengalami cacat bawaan pada otaknya tetapi menurut Bupati Eka secara umum Rita adalah anak yang fisiknya sehat dan berhak untuk menjalani hidup.

"Saya juga mengharapkan semua pihak bisa membantu meringankan beban keluarga Rita Kirani. Demikian juga warga di sekitar rumah Rita Kirani agar bisa memberikan bantuan fisik maupun dukungan moral," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka jugaa memerintahkan Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gunawan untuk memprioritaskan program bedah rumah agar keluarga Rita Kirani bisa hidup di rumah yang layak dan lebih sehat.

Demikian juga kepada Camat Pupuan Putu Hendra Manik diminta agar memperkerjakan ayah Rita Kirani, Juli Artawan di kantor camat setempat sehingga memiliki pekerjaan tetap. “Tidak bisa hanya kerja serabutan jadi buruh tani saja. Harus punya pekerjaan tetap. Tolong diperhatikan,” tegasnya.

Bupati Eka sendiri, sebelum pulang berkesempatan memberikan tali kasih kepada keluarga Juli Artawan berupa sembako, pampers dan sejumlah uang. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi