BNNP Bali Gulung Sindikat Narkoba Jaringan Aceh

Kamis, 09 November 2017 : 06.28
Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Suastawa menunjukkan barang bukti ganja dari Aceh
DENPASAR - Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali membongkar pengiriman narkoba dari Aceh ke Pulau Dewata dengan barang bukti ganja seberat 965 gram bruto.

Petugas mendapati informasi masyarakat, adanya pengiriman narkotika berupa Ganja dari Aceh ke Bali dengan pengirim atas nama DW (28 tahun) dan penerima atas nama JP (32) beralamat Jl. Pandu Dalung, Badug.

Pada Senin November 2017, petugas melakukan pengawasan terhadap pengiriman paket dicurigai pukul 16.40 Wita. Paket diantarkan ke alamat sebuah rumah kos menandai satu dengan sekolah swasta.

"Pukul 18.45 Wita, datang seorang Pria ke Lobby Kantor sekolah swasta mengambil paket tersebut, sehingga Team Berantas segera mengamankan pria berinisial JP," jelas Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Suastawa dalam keterangan resminya, Rabu (8/11/2017).

Dari penggeledahan, petugas menemukan 1 (satu) buah toples plastik, berisi bumbu berupa bubuk berwarna kuning dan 8 (delapan) paket / bungkusan yang disembunyikan di dalam bumbu berupa serbuk berwarna kuning tersebut.

Kata Suastawa, paket atau bungkusan berisi tanaman daun kering diduga ganja memiliki berat total 965 (sembilan ratus enam puluh lima) gram Brutto.

Berdasarkan keterangan JP, penerima paket kiriman berisi ganja milik seseorang bernama RE dan akan diambil RE di kamar kos JP. Dia hanya RE dengan meminjamkan nama alamat tempat tinggal untuk memesan dan menerima paket kiriman berisi ganja.

Pada pukul 21.00 Wita datang seorang laki-laki, yakni RE, ke kamar kos JP dan petugas yang telah berada di dalam kamar segera mengamankan RE dan menemukan tas kecil warna hitam berisi barang bukti 6 (enam) plastik klip berisi tanaman kering diduga Ganja seberat 41,29 gram brutto dan 2 (dua) paket tanaman kering diduga Ganja 6,65 gram Brutto.

Atas perbutannya itu, tersangka JP dan RE disangka melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) Atau Pasal 111 Ayat (2) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika maksimal pidana seumur hidup atau mati. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi