Bali Gelar Paduan Suara Anak Dendang Kencana, Ini Juaranya

Jumat, 24 November 2017 : 07.20
DENPASAR - Setelah melewati babak penyisihan pada Rabu (22/11), dan final pada Kamis (23/11) ditetapkan sebagai Juara 1 Tingkat TK, TK Cipta Dharma Denpasar dan Juara 1 Tingkat SD, SD Raj Yamuna.

Final Lomba Paduan Suara Dendang Kencana 2017 di Bali diikuti 5 kelompok kategori TK dan 10 kelompok kategori SD. Dari kelompok TK antara lain PAUD Harapan Mulia, PAUD Tunas Daud, TK Cipta Dharma Denpasar, Lollypop Preschool (Sekolah Lentera Kasih) dan TK Cipta Dharma Denpasar II.

Sedangkan dari kelompok SD terdiri dari SD Muhammadiyah 3 Denpasar, SD Saraswati 5, SDK Soverdi Tuban – B, SD Kalam Kudus, SD Tunas Bangsa, BPS Jaya (SD Bali Public School), BPS Choir (SD Bali Public School), SD Saraswati 6, SD Santo Yoseph 1 dan SD Raj Yamuna.

Guru sekaligus pembina kelompok paduan suara TK Cipta Dharma, Gusti Ketut Sri Susanti, memberikan apresiasi pada kegiatan ini serta berharap pada tahun-tahun mendatang bisa terus terselenggara.

"Ini baru pertama kali kami mengikuti lomba paduan suara, namun kami sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Anak-anak intens berlatih selama 2 bulan untuk mengikuti lomba. Ke depan kami harus lebih bekerja keras untuk bisa mempertahankan prestasi yang berhasil diraih saat ini," ungkapnya.

Adapun pada lomba ini TK Cipta Dharma mengirimkan 2 kelompok paduan suara dan keduanya berhasil meraih gelar Juara 1 dan Juara 2. Sedangkan Juara 3 diraih Lollypop Preschool (Sekolah Lentera Kasih) dan dua juara Harapan diraih PAUD Tunas Daud dan PAUD Harapan Mulia.

Khusus untuk kategori SD, Juara 1 diraih SD Raj Yamuna, Juara 2 diraih SD Santo Joseph 1, dan Juara 3 adalah SD Saraswati 6. Sementara untuk 2 juara Harapan diperoleh BPS Choir (SD Bali Public School) dan SD Saraswati 5.

Widia, guru dan pembina vokal SD Raj Yamuna mengungkapkan bahwa sekolahnya memang memiliki ekstra vokal dan klub paduan suara. “Kami sangat senang dan bahagia bisa memperoleh juara pertama pada ajang ini, semoga kami bisa lebih baik lagi dan mempertahankan gelar juara ini,” harapnya.

Ketua Dewan Juri, Aning Katamsi, menyampaikan dalam menyanyi suara anak-anak harus bisa ditampilkan senatural mungkin selayaknya suara asli anak-anak, namun bukan berarti vokalnya tidak diolah.

“Tapi bukan berarti anak-anak tidak dilatih, tetap harus diarahkan. Anak-anak harus bisa memanfaatkan instrumen vokalnya dengan baik”. Ia juga memberi catatan perihal ekspresi dan penampilan artistik yang ditampilkan anak-anak sewaktu mengikuti lomba.

Final Lomba Paduan Suara Anak Dendang Kencana 2017 di Bentara Budaya Bali juga dimeriahkan penampilan istimewa AYA & LARAS BTMDG dan pemusik cilik multitalenta, Abigail Diva Romamti.

Bali menjadi kota ketiga penyelenggaraan Lomba Paduan Suara Anak Dendang Kencana 2017 setelah Jakarta (26-28 Oktober 2017) dan Yogyakarta (17-19 November 2017). Program ini dilaksanakan oleh Kompas Gramedia didukung Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Bank BRI.

Selanjutnya Lomba Paduan Suara Anak Dendang Kencana 2017 akan berlangsung di Surabaya (27-29 November 2017), bertempat di Gedung Kesenian Cak Durasim, Taman Budaya Jawa Timur. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi