Atlet Penyumbang Emas Denpasar di Porprov Bali Raih Bonus Rp 45 Juta

Jumat, 10 November 2017 : 06.15
Wali Kota Rai Mantra didampingi Sekkot Rai Iswara dan Ketua Pertina Denpasar Made Muliawan Arya membagikan bonus kepada para atlet peraih medali di Porporv Bali
DENPASAR - Para atlet berprestasi yang menyumbangkan emas bagi Kontingen Denpasar saat ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Bali mendapatkan bonus dari Pemerintah Kota Denapsar sebesar Rp 45 Juta.

Pada ajang Porprov Bali lalu, Denpasar meraih 128 emas, 116 perak dan 107 perunggu. Selain juara perorangan, bonus diberikan kepada atlet beregu meraih medali perak dan perunggu.

Wali Kota Denpasar IB Rai Mantra Wijaya menyerahkan langsung secara simbolis bonus uang kepada para atlet di kediamanya Jalan Tjok Agung Tresna Denpasar Kamis 9 November 2017.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Pertina Denpasar Made Muliawan Arya dan para pengurus pelatih masing-masing cabor lainnya serta para pejabat.

Rai Mantra mengatakan, raihan prestasi Denpasar dalam ajang Porprov 2017 di Gianyar bulan September lalu, cukup bagus ada peningkatan para atlet dan pelatih telah berjuang maksimal.

Meski ada beberapa pertandingan Denpasar terkena diskualifikasi seperti pada cabor Taekwondo, Rai Mantra menegaskan apapun semua harus belajar menjunjung sportivitas yang tinggi.

"Prinispnya itu, kita menerima baik semuanya, tetapi kekecewaan pasti ada," tegas putra mendiang Gubernur Bali Rai Mantra itu. Pasalnya, sebelum berlaga ke Porprov, tentunya semua cabor Tim Denpasar telah berusaha serius sejak awal dan bukan hal main-main serta dibiayai yang harus dipertanggungjawabkan.

"Artinya kita bisa menerima dengan baik, sportif, apa adanya tetapi kecewaan pasti ada dari pelatih, pemain dan masyarakat Denpasar," sambungnya.

Khusus konflik internal di kepengurusan Taekwondo, Rai MAntra berharap KONI bisa melakukam penyelesaian terbaik secara internal sehingga bisa lebih mudah. Karena apapun tetap semua pihak harus memperhatikan nasib masa depan anak-anak atau atlet.

"Mereka memiliki peluang dan harapan masih besar jangan sampai kemudian anak-anak-anak ini menjadi korban, mereka tidak punya peluang kasihan," tegasnya.

Ditambahkan Rai Mantra, atas hasil perolehan medali di Porprov Bali, pihaknya meminta dilakukan evaluasi atas segala kekurangan yang ada. Yang mengetahui kelemahan seperti apa tentunya mereka sendiri para pemain, pelatih dan manajer.

Jika sudah menemukan kelemahan yang dimiliki, tentunya akan berguna untuk menyusun program ke depan seperri apa agar ke depan bisa lebih berprestasi ke depan.

Kata Rai Mantra, banyak faktor menyebabkan kelemahan atlet sehingga tidak bisa berprestasi seperti faktor teknis, mentalitas sehingga perlu diupayakan yang lebih baik lagi. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi