Alami Pertumbuhan Positif, Kemendag Genjot Industri Makanan dan Fesyen

Sabtu, 11 November 2017 : 07.56
Tiga pemenang menerima penghargaan IFCA di Bambu Indah, Ubud, Gianyar Bali
GIANYAR - Berdasar data yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir menunjukkan industri makanan dan fesyen baik untuk pasar domestik dan ekspor mengalami pertumbuhan positif.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perdagangan Gati Wibawaningsih menegaskan hal itu di sela penganugerahan bagi pemang Indonesian Fashion and Craft Award (IFCA) di Ubud, Gianyar Bali, Jumat (10/11/2017) malam.

Meskipun, pasar global tidak mendukung, kata Gati, pasar dalam negeri dan eskpor tekstil menunjukkan peningkatan cukup bagus. "Kita lihat secara keseluruhan,daya saing produk kita meningkat, paling banyak manufactur IKM seperti makanan, fesyen cukup bagus," ujar Gati.

Dicontohkan, sektor makanan cukup bagus pertumbuhannya mencapai 8 persen demikian juga pertumbuhan ekspor apalagi dalam negeri.

Karenanya, lewat ajang IFCA, bisa menggairahkan industri fesyen terutama untuk kaum muda dan para desainer muda dalam berkreasi. Banyak produk-produk fesyen dan makanan mulai dipamerkan di marketplace meskipun harus bersaing dengan produk impor.

Dalam upaya mendorong wirausaha muda itulah, pihaknya tahun ini terus melakukan workshop yang melibatkan sekira 1265 IKM yang banyak diikuti industri makanam, furniture, perhiasan hingga fesyen.

Salah satu yang mendapat perhatian dalam workshop tersebut misalnya bagaimana meningkatkan kualitas produk dari sisi kemasan atau packaging. Selama ini, produk-produk asing memiliki kemasan yang cukup bagus sehingga sangat mudah diserap pasar.

Dibandingkan dengan produk makanan asal Jepang, kemasan produk makanan dalam negeri masih tertinggal sehingga perlu digenjot lagi bagaimana memperbaiki kemasan.

Secara bertahan ke depan, Dirjen IKM Kemendag akan bekerjasama dengan dinas-dinas di daerah untuk kegiatan worskhop yang ditargetkan meningkat menjadi 5000 peserta industri IKM.

Selain itu, pihaknya juga tengah membangun dan mempromosikan Call Center sebagai media informasi dan komunikasi bagi industri IKM mulai materi-materi, informasi dan hal-hal lainnya yang belum jelas terkait workshop. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi