Warga Muslim Lanal Denpasar Kirim Sembako untuk Pengungsi Gunung Agung

Kamis, 05 Oktober 2017 : 22.04
DENPASAR - Bekerjasama Takmir Masjid Sabilul Hidayan yang berada di Pangkalan TNI AL Denpasar, Warga Muslim Lanal Denpasar melaksanakan penggalian dana untuk membantu pengungsi Gunung Agung di Karangasem

Aksi penggalangan dan dan bantuan dilaksanakan di Masjid Sabilul Hidayah Pangkalan TNI AL Denpasar yang bertajuk “Masjid Sabilul Hidayah Pangkalan TNI AL Denpasar Peduli Gunung Agung”.

Status siaga Gunung Agung menyebabkan warga di sekitar Gunung Agung mengungsi ke tempat aman. Kepedulian terhadap bencana erupsi Gunung Agung Bali ini datang dari berbagai pihak, termasuk dengan Warga Muslim Pangkalan TNI AL Denpasar.

“Alhamdulilah telah terkumpul dana dan kita belikan sembako dan bisa disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan bantuan di kamp-kamp pengungsian diwilayah Karangasem Bali," jelas Ketua Takmir Masjid Sabilul Hidayah Pangkalan TNI AL Denpasar Letda Laut (P) Erik Sugianto, Kamis (5/10/2017).

Dikatakan, pascastatus Gunung Agung meningkat menjadi awas, ribuan warga mengungsi di berbagai titik aman di wilayah Kabupaten di Bali ini.

Kepedulian bantuan tanggap bencana dari warga muslim Lanal Denpasar diserahkan dan diberangkatkan dari Mako Lanal Denpasar Jalan Raya Sesetan 331 Denpasar untuk disalurkan ke kamp-kamp pengungsian erupsi Gunung Agung Kab. Karangasem.

Pengiriman bantuan bantuan oleh Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka yang diwakili oleh Pjs Palaksa Lanal Denpasar mayor Laut (P) Agung Hariwibowo di Mako Lanal Denpasar beberapa hari yang lalu.

Kegiatan ini merupakan kepedulian kita warga muslim Lanal Denpasar kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah erupsi Gunung Agung di Karangasem.

"Masyarakat Bali adalah saudara kita, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membantu mereka yang saat ini sedang dalam status tanggap bencana erupsi Gunung Agung.

Dan kami warga Muslim Lanal Denpasar siap menyampaikan amanah saudara-saudara kita yang ingin membantu masyarakat Bali," demikian Danlanal Denpasar seperti disampaikan Pjs Palaksa Lanal Denpasar.

Diberitakan, tanda-tanda erupsi Gunung Agung, Bali membuat masyarakat meninggalkan rumah mereka. Tidak sedikit dari para pengungsi adalah saksi mata letusan Gunung Agung pada 1963 silam.

Berdasarkan data yang ditemukan di lapangan, lebih dari 96.000 jiwa mengungsi di 430 titik pengungsian yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Bali. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi