Warga Denpasar Tata Aliran Tukad Bindu Jadi Obyek Wisata

Rabu, 25 Oktober 2017 : 20.14
Tukad Bindu di Denpasar Bali
DENPASAR - Aliran sungai atau Tukad Bindu yang dahulu kotor mampu diubah oleh warga Kesiman Denpasar Bali menjadi obyek wisata menarik. Keindahan obyek wisata itu mengundang perhatian Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat yang melakukan kunjungan ke Tukad Bindu, Kesiman Denpasar, Rabu (25/10/2017).

Kunjungan dalam program dinas setempat menindaklanjuti program penataan lingkungan di Jawa Barat. Penataan Tukad Bindu yang dijadikan objek wisata ini didukung Walikota Rai Mantra dan Wakil Walikota Denpasar Jaya Negara.

Dukungan itu menumbuhkan rasa cinta lingkungan masyarakat sekitar, sekaligus pemerdayaan masyarakat di lingkungan Kesiman, Denpasar. Tidak hanya fokus ke penataan aliran sungai, namun inovasi ini juga membuka ruang keterlibatan masyarakat sekitar untuk menjual kuliner khas Bali disekitar objek wisata ini.

Penataan Tukad Bindu ini sudah dilakukan sejak tahun 2013 bekerjasama dengan pemangku adat di Kesiman, dan keterlibatan pemuda dalam setiap inovasinya. "Air adalah sumber kehidupan, maka sudah selayaknya kita jaga bersama," ungkapnya.

Kepala Lingkungan setempat Gusti Rai Ari Temaja mengatakan masyarakat dahulu seenaknya membuang sampah di sungai ini, dan sekarang perbedaannya terlihat sudah bersih dan asri.

"Kami ingin menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan terkecil kita, kalau bukan kita siapa lagi?," ungkapnya.

Kepala Bidang Konservasi Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim Provinsi Jawa Barat Dewi Nurhayati, menyatakan apa yang dilakukan pemerintah Kota Denpasar dan para pengelola patut dicontoh dan sangat baik untuk diterapkan di Jawa Barat

"Saya rasa ini inovasi yang sangat baik dan patut diapresiasi," ungkapnya. Tujuan mereka datang melakukan pembelajaran setelah sebelumnya berkunjung ke Desa Penglipuran sebagai contoh desa wisata.

Kata dia, Tukad Bindu di Ibu Kota Provinsi Bali itu, sebagai pilihan untuk contoh penataan aliran air sungai langkah cerdas sehingga layak dijadikan model di daerah lain. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi