Tiga Kali Raih WTP, Menkeu Sri Mulyani Berikan Penghargaan untuk Tabanan

Senin, 16 Oktober 2017 : 17.06
Bupati Tabanan menunjukkan penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani
TABANAN - Keberhasilan dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tiga kali berturut-turut mengantarkan Pemkab Tabanan meraih penghargaan dari Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.

Penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi tersebut diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (16/10) di ruang kerjanya.

Dedi menjelaskan penghargaan ini diberikan atas prestasi Tabanan mendapatkan WTP tiga kali berturut-turut. Penyerahan penghargaan untuk tahun ini diserahkan langsung ke Kabupaten penerima WTP melalui Kantor Wilayah Provinsi.

"Kami mendapatkan tugas menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Untuk tahun ini penghargaan diserahkan ke Kabupaten penerima," katanya.

Dan jika sudah enam kali meraih opini WTP, kabupaten penerima akan menerima penghargaan di Istana Presiden.

"Selamat kepada Bupati dan seluruh jajaran pemkab Tabanan, semoga terus meningkatkan kualitas pengelolaan Laporan Keuangan daerahnya. Terima kasih juga karena sudah menyambut kami dengan baik," ungkapnya.

Bupati Eka mengungkapkan apresiasinya atas penghargaan ini. Dikatakannya penghargaan ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak.

"Terima kasih karena telah menghargai kerja keras kami, ini merupakan kerja sama dari semua pihak. Selanjutnya kami mohon untuk dibimbing, dituntun, dan juga diberikan masukan," ungkap Eka.

Ditambahkan, keberhasilan ini jangan sampai membuat malas atau santai, namun justru sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Tidak boleh santai atau malas, namun perbaiki apa yang kurang dan selalu berbenah untuk menjadi lebih baik. Kami akan selalu belajar terus bagaimana mempertanggungjawabkan program-program dengan benar. Karena pertanggungjawaban harus disajikan dengan benar ke publik.

"Jika sudah benar maka hasilnya akan baik," demikian Eka. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi