Soal Larangan Merokok, Pemerintah Banda Aceh Belajar dari Denpasar

Selasa, 17 Oktober 2017 : 07.49
Sekda Denpasar Rai Iswara memberikan penjelasan soal Perda KTR kepada rombongan Pemerintah Banda Aceh
DENPASAR - Pemerintah Banda Aceh belajar ke Pemerintah Kota Denpasar dalam hal penerapan Tindak Pidana Ringan (Sidang Tipiring) penegakan perda nomor 7 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penegakan Perda secara tegas mengantarkan Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan. Hal ini membuat menjadikan Pemerintah Kota Denpasar tempat studi banding bagi daerah lain di Indonesia seperti dilakukan Pemerintah Kota Banda Aceh, Senin (16/10/2017)

Rombongan Pemerintah Banda Aceh dipimpin Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin diterima Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Kasatpol PP Dewa Sayoga, dan Kasubag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Wayan Hendaryana.

Sebelum diterima rombongan Pemerintah Banda Aceh telah melihat secara langsung proses sidang Tipiring yang di Lapangan Puputan Badung I Gusti Made Agung dilanjutkan meninjau layanan publik di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Sekda Rai Iswara mengaku padatnya banyak persoalan terjadi di Kota Denpasar. Untuk menciptakan Denpasar aman, nyaman Kota Denpasar mengeluarkan berbagai Peraturan Daerah seperti Perda KTR No 7 Tahun 2013.

Guna menegakkan Perda ini Satpol PP Kota Denpasar bersama Dinas terkait terus melakukan pengawasan, pembinaan dan penertiban. Jika ada yang melanggar Satpol PP langsung melakukan Sidang Tipiring di tempat-tempat terbuka seperti di Lapangan Puputan Badung Gusti Ngurah Made Agung.

"Sidang tipiring dilakukan di tempat umum, agar masyarakat sadar bahwa ada aturan yang mengatur tentang KTR. Dengan adanya Sidang Tipiring ini pelanggaran menjadi berkurang, bahkan orang menjadi takut untuk melanggar," ujarnya.

Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin mengapresiasi inovasi Pemerintah Kota Denpasar. Penegakan Perda itu terlaksana dengan baik, damai dan tanpa arogan. Bahkan sosialisasi Perda secara berlanjut dilakukan oleh Satpol PP Kota Denpasar bersama Dinas terkait.

Dalam kesempatan ini ia mengaku sangat senang karena bisa belajar ke Pemkot Denpasar, sehingga berbagai pengetahuan bisa di dapat. "Ilmu yang kami dapat akan diterapkan di Pemerintah Banda Aceh, sehingga Satpol PP Banda Aceh dalam menjalankan tugas tidak arogan," demikian Arifin. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi