Penemuan Mayat Bayi dalam Tas Kresek Hebohkan Warga

Sabtu, 07 Oktober 2017 : 22.13
Petugas kepolisian sedang melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi pembuangan bayi
TABANAN - Warga di sekitar Banjar Sanggulan Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali heboh gara-gara salah seorang Warga seusai buang air kecil menemukan seorang bayi yang terbungkus taks kresek yang dibuang di rerimbunan semak, Sabtu (7/10/2017)

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bayi dalam tas kresek warna hitam putih yang dirangkap dengan tas kresek warna merah tersebut, saat kali pertama di temukan di sebelah bangunan ruko di selatan Jalan by pass Soekarno tersebut sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diduga baru lahir karena saat ditemukan tubuhnya masih berlumuran darah dan masih lengkap dengan tali pusar dengan ari-arinya.

Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarjaya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penemuan mayat bayi laki-laki tersebut. Begitu menerima laporan warga terkait penemuan tersebut, dirinya langsung turun ke lapangan bersama anak buah untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Disebutkan, bayi terbungkus tas kresek tersebut pertama kali ditemukan oleh Musamil (40) warga setempat yang kebetulan kos dekat tempat ditemukan bayi tersebut yang kebetulan buang air kecil di belakang sebuah bangunan warung, di sebelah timur ruko yang digunakan usaha percetakan Bali Star.

"Saksi saat itu seusai buang air kecil, curiga melihat bungkusan tas kresek yang tergeletak di reimbunan semak. Setelah didekati dan diamati ternyata tas kresek tersebuk berisi bayi yang sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut diberitahukan ke warga lainnya yang ada di sekitar yang lantas melaporkan ke polisi," terangnya.

Berdasarkan hasil pengamatan dan identifikasi petugas, diduga bayi tersebut dibuang sesaat setelah dilahirkan pada malam hari atau pagi hari.

"Untuk memastikannya, mayat bayi kami kirim ke RSU Tabanan untuk diadakan visum dan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian dan waktunya," pungkas Kapolsek Sumarjaya.

Berdasarkan catatan Kabarnusa.com, di wilayah hukum Polres Tabanan telah terjadi sejumlah kasus pembuangan bayi. Pada tahun 2017 ini, setidaknya ada dua kasus pembuangan bayi dalam keadaan hidup yang terjadi di wilayah Kecamatan Penebel dan Kecamatan Tabanan.

Dua kasus pembuangan bayi hidup dalam kardus dan pembuangan bayi dalam tas jinjing tersebut belum terungkap, kini terjadi lagi kasus pembuangan bayi dalam tas kresek di wilayah Kecamatan Kediri. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi