Ngamar di Villa Terpergok Suami, Seorang Istri Ancam Akhiri Hidup

Jumat, 20 Oktober 2017 : 09.30
ilustrasi/net
BULELENG - Seorang perempuan berinisial Ni Luh KNMD (25) mengancam bunuh diri setelah sang suami memergoki dirinya tengah bersama pria lain di sebuah penginapan vila di Kabupaten Buleleng Bali.

Yang mencengangkan, pria yang diajak berduaan di kamar Jro Mangku atau seorang pemuka agama berisinial NS (37) Desa Gigit Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Tragisnya, aksi ibu dua anak dan pemuka masyarakat itu dipergoki Nyoman SD (25) sang suami, saat keduanya melakukan hubungan layaknya pasangan resmi di sebuah Villa Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (18/10/2017) siang.

Seorang penjaga Villa menuturkan, kedua insan yang dimabuk asmara itu datang pukul 10.00 Wita untuk tarif short time Rp 70 ribu saat hujan gerimis.

Saat aksinya dipergoki SD pukul 11.00 Wita, NS lari dalam keadaan tanpa busana. Merasa bersalah dia memohon ampun kepada SD agar diizinkan mengenakan baju. Setelah mengenakan baju, NS segera pulang, meninggalkan penginapan.

Usai NS pulang, tindakan nekat justru dilakukan KNMD di dalam kamar. sempat ingin melakukan percobaan bunuh diri.

"Dia menarik kabel yang melekat di stop kontak hingga terlepas, lalu mencoba untuk menakut-nakuti suaminya mengancam jika kabel tersebut akan ia tempelkan ke tubuhnya," ujar penjaga villa itu kepada wartawan, Kamis (19/10/2017).

Meski dibujuk untuk pulang namun perempuan itu berteriak-teriak menolak pulang. Barulah setelah dibujuk kerabat lainnya, dia bersedia pulang. Kasus ini, sejatinya tidak diketahui banyak orang karena sang suami memilih tidak melaporkan ke pihak kepolisian maupun perangkat desa.

Fatalnya, justru NS yang diduga karena panik mengirim pesan melalui telepon seluler, kepada seluruh tokoh serta masyarakat desa tempat tinggalnya, meminta maaf, telah melakukan tindakan tidak pantas dengan istri orang.

"Saya tidak ingat secara pasti apa isi SMS tersebut. Intinya dia (NS) meminta maaf kepada seluruh tokoh serta masyarakat telah melakukan perzinahan, setelah dicrosschek ternyata benar dia melakukan itu," ujar seorang perangkat Desa Gitgit. (gde)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi