Disiplin Prajurit Menurun, Danlanal Denpasar Maksimalkan Safari Bintal

Sabtu, 28 Oktober 2017 : 07.40
DENPASAR - Gejala menurunnya disiplin dan meningkatnya tingkat pelanggaran prajurit tersebut perlu segera diantisipasi dan dicarikan solusinya agar dampaknya tidak meluas yang dapat merusak nama baik dan citra TNI di mata masyarakat.

Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) GB. Oka menegaskan, kondisi mental kepribadian, moral dan perilaku prajurit TNI harus terus di tingkatkan.

"Hal ini terlihat dari indikasi menurunnya disiplin prajurit dengan adanya tindak pelanggaran yang dilakukan oleh oknum prajurit," katanya dalam sambutan tuan rumah kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) Fungsi Komando TNI TA. 2017 belum lama ini.

Kegiatan ikuti oleh 130 Perwira TNI se-Garnizun Denpasar dengan pemateri Ketua Tim Safari Bintal TNI Kolonel CAJ Drs M. Zaid. Untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi, pimpinan TNI melakukan berbagai upaya seperti Safari Bintal Fungsi Komando TNI.

Menurut Ketua Tim Safari Bintal Fungsi Komando Kolonel Zaid, tujuan kegiatan bagi para perwira untuk menambah pengetahuan dan pemahaman dibidang pembinaan mental. Sebagai unsur pimpinan, para Perwira dituntut untuk mampu memahami fungsi dan peran Bintal secara mendalam.

Dengan begitu dapat memberikan pembinaan mental kepada bawahannya dan berkesinambungan dapat di selenggarakan di satuan masing-masing sehingga fungsi Bintal.

Fungsi Bintal dapat dijadikan bagian integral dalam melakukan pembinaan untuk membentuk dan memelihara kondisi jiwa prajurit sekaligus merupakan wahana untuk meningkatkan kualitas moral dan moril prajurit.

Sehingga dalam setiap tindakan prajurit sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

"Pembinaan mental rohani, ideologi dan tradisi kejuangan, kita berupaya untuk meningkatkan unsur mental psikologi prajurit yang merupakan hal terpenting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI," imbuh Zaid. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi