Danrem Brigjen Teguh Pompa Semangat Prajurit Pamtas Pos Fohuk NTT

Selasa, 31 Oktober 2017 : 08.21
Danrem 161/Wira Sakti Brigjen Teguh Muji Angkasa di Sektor Timur Pos Fohuk NTT
KUPANG - Para prajurit yang berjaga di Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Pos Fohuk Yonif Raider 712/Wiratama diharapkan tetap bersemangat dalam menjalankan tugas negara itu dengan baik.

Hal itu disampaikan Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa saat kunjungan kerja ke Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Pos Fohuk Yonif Raider 712/Wiratama, baru-baru ini.

Kunjungan kerja ini dilakukan sebagai bagian dari tugas pokok Danrem 161/Wira Sakti sebagai Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Pengamanan Perbatasan RI-RDTL.

Danrem melakukan peninjauan serta untuk mengetahui kondisi dan situasi terkini dari prajurit yang menjaga perbatasan RI dengan RDTL. Tiba di Pos Fohuk, Danrem beserta rombongan disambut oleh Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama Letkol Infanteri Alvino bersama anggota pos.

Brigjen Teguh menerima pemberian Kain Adat Tais oleh anak-anak sekolah dasar setempat sebagai ucapan selamat datang di Desa Fohuk. Nampak kebersamaan dalma bincang ringan dan pemberian bantuan Sembako secara simbolis kepada masyarakat dan bingkisan kepada anak-anak SD dan SMP Desa Fohuk.

Setelah melaksanakan peninjauan pos, Danrem melaksanakan pengarahan dan pemberian Sembako kepada Prajurit Pos Fohuk. Dalam Pengarahannya Danrem mengatakan bahwa tugas operasi merupakan kehormatan dan kebanggaan seorang prajurit dan harus bersyukur dan beruntung mendapat tugas operasi apalagi sebagai Prajurit Raider.

"Kebanggaan seorang prajurit adalah mendapat kesempatan melaksanakan tugas operasi yang tidak semua prajurit mendapat kesempatan tugas operasi," sebut Danrem.

Prajurit yang pernah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan atau Pamtas akan mendapatkan penghargaan kehormatan Satya Lencana Wira Dharma dari negara. Lebih lanjut dikatakan Danrem tugas Pamtas adalah menjaga kedaulatan Negara RI.

Sebagai prajurit penjaga perbatasan tidak semata-mata melaksanakan tugas Pamtas tetapi kita juga dapat melaksanakan komunikasi sosial atau Komsos dengan masyarakat melalui giat angjangsana memberikan.pencerahan kepada warga masyarakat tentang wawasan kebangsaan.

Prajurit dapat bercerita tentang Empat Konsensus Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. "Hal-hal seperti ini dapat kita lakukan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan kebangsaan kepada setiap warga negara termasuk juga yang ada di perbatasan," pungkas Danrem. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi