Wali Kota Denpasar Rekomendasikan Pencabutan Skorsing Massal Atlet Taekwondo

Jumat, 22 September 2017 : 07.10
dok.kabarnusa
DENPASAR - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra telah menerbitkan surat rekomendasi pencabutan skorsing terhadap sejumlah anak-anak atlet Taekwondo Kota Denpasar.

Kasus skorsing massal menyebabkan anak-anak Taekwondo Denpasar menjadi korban, hingga akhirnya Kota Denpasar tidak dapat mengirimkan atletnya ke Porprov Bali Tahun 2017 telah menjadi perhatian publik.

Setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali (DPRD Bali) mengancam akan membekukan anggaran untuk KONI Bali, pada 18 September 2017 giliran Wali Kota Denpasar mengeluarkan rekomendasi yang menyebutkan bahwa skorsing massal tersebut untuk dicabut.

"Dalam rekomendasi WALIKOTA DENPASAR Nomor : 426/2310/DP3A&P2KB, tertanggal 8 september 2017, disebutkan bahwa dasar rekomendasi tersebut adalah untuk menyelamatkan bibit-bibit atlet khusus anak-anak di Kota Denpasar agar terus bisa berprestasi tanpa dihambat oleh pihak manapun," jelas I Made Somya Putra dari SORAK Anak Indonesia dalam siaran persnya, Jumat (22/9/2017).

Untuk itu SORAK ANAK INDONESIA mengapresiasi rekomendasi Wali Kota Rai Mantra yang merupakan bentuk perhatiannya terhadap anak-anak. Pasalnya, anak-anak yang menjadi atlet di Kota Denpasar secara keseluruhan telah menjadi korban.

"SORAK Anak Indonesia berharap Lan Ananda punya jiwa besar mematuhi rekomendasi tersebut untuk memberikan ruang anak-anak Kota Denpasar untuk berprestasi kembali," harap Somya bersama aktivis perempuan Siti Sapurah.

Sebelum rekomendasi turun dari Wali Kota Rai Mantra, sebenarnya telah ada rekomendasi dari KPPAD Kota Denpasar Nomor : 078/PHA-KPPAD/VII/2017, tertanggal 5 Juli 2017dan rekomendasi dari DPRD Provinsi Bali Nomor : 426/1875/DPRD, tertanggal 2 Agustus 2017.

Namun sampai saat ini rekomendasi tersebut tidak diindahkan oleh A.A NGR LAN ANANDA.

"Pada prinsipnya kami mengapresiasi semua lembaga yang bersama-sama memperjuangkan hak-hak anak walau rekomendasi-rekomendasi tersebut tidak diindahkan Lan Ananda, namun kita tidak patah semangat demi anak-anak yang menjadi korban," demikian Somya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi