Ungkap Kasus Curanmor, Polres Tabanan Amankan Mobil Bodong dan Motor

Senin, 11 September 2017 : 16.15
Waka Polres Tabanan Kompol Wimboko saat menggelar rilis kasus curanmor di halaman Mapolres Tabanan, Bali
TABANAN - Satuan Reskrim Polres Tabanan yang dipimipin Kasat Reskrim AKP Yanna Djayawidya dalam rangka "Operasi Jaran Agung 2017" yang digelar mulai 18 Agustus - 7 September 2017, berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor)

Waka Polres Tabanan Kompol Wimboko didampingi Kasat Reskrim AKP Yanna Djayawidya dan Kapolsek Baturiti Kompol Nengah Sumadi serta Kasub bag Humas AKP I Putu Oka Suyasa mengungkapkan, dari sejumlah kasus curanmor yang diungkap tersebut, pihaknya berhasilo mengamankan dua mobil bodong dan enam sepeda motor sebagai barang bukti.

"Empat orang tersangka sudah kami tahan untuk pengembangan kasus dan diproses hukum lebih lanjut," ujarnya saat pers realis di halaman Mapolres Tabanan, Senin (11/9/2017) pagi.

Menurut Waka Polres Wimboko, dua mobil bodong yang disita adalah Suzuki AVP DK 1289 HS dari terlapor W (45) asal Kerambitan dan mobil Suzuki Carry DK 9835 WF yang disita dari terlapor NS (34) asal Pupuan pada tanggal 24 Agustus 2017 lalu.

"Modus operandinya, kedua terlapor tersebut membeli mobil dengan harga murah tanpa dilengkapi surat yang sah dari orang yang tidak dikenal. Mobil APV dibeli seharga Rp 30 juta dan Carry seharga Rp 9 juta. Kasusnya masih kami kembangkan," katanya.
 
Sementara dari kasus curanmor modus operandi kunci nyantol terungkap 18 Agustus 2017 lalu. Polisi telah mengamankan pelaku berinisial R asal Jember serta sebuah motor Honda Supra DK 6490 GN yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 24 Juni 2017 di Jalan Umum, Banjar Tinungan, Desa Apuan, Baturiti.

Kapolsek Baturiti AKP Nengah Sumadi menambahkan, untuk kasus curanmor yang terungkap pada tanggal 31 Agustus 2017, pihaknya telah mengamankan tiga orang tersangka curanmor asal Baturiti dan sejumlah motor sebagai barang bukti.

"Tiga orang tersangka yang sudah kami amankan adalah IGS (45), IKS (22) dan IKH (18). Semuanya berasal dari Baturiti. Satu orang tersangka di antaranya adalah seorang pelajar," katanya.

Sejumlah barang bukti yang sudah diamankan di antaranya Suzuki Shogun DK 3750 GW, Honda Vario DK 2847 UG, Vario DK 5120 AT, Vario warna orange tanpa nomor polisi dan Yamaha Jupiter MX, sebuah rangka motor dan mesin tanpa blok.

"Sejumlah barang bukti tersebut diamankan dari kasus curanmor yang terjadi di TKP wilayah Badung, Tabanan, Gianyar dan Buleleng," pungkasnya.(gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi