Tak Miliki e-KTP, 14 Warga Terjaring Sidak Kependudukan

Minggu, 17 September 2017 : 05.54
TABANAN - Sebanyak 14 orang warga terjaring Tim Yustisi Tabanan yang menggelar sidak administrasi kependudukan di Banjar Kutuh dan Banjar Samsam Kelod, Desa Samsam Kecamatan Kerambitan.

Mereka yang diamankan 14 orang tanpa KTP elektronik (masih memiliki KTP lama) sehingga diminta menandatangani surat pernyataan untuk di sidang Tipiring Selasa, 19 September mendatang di Pengadilan Negeri Tabanan.

Kepala Satpol PP Tabanan, Wayan Sarba yang juga memimpin sidak tersebut mengatakan operasi kependudukan ini digelar terkait penegakan Perda tentang kependudukan.

"Bagaimanapun ketatnya penjagaan di pintu-pintu masuk menuju Bali, seperti di Gilimanuk, selalu saja masih banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran kependudukan," katanya baru-baru ini.

Pihaknya menegaskan, dalam menegakkan aturan tidak kaku atau mengekang sebab menyadari ini wilayah NKRI. Di manapun orang boleh tinggal dan mencari kehidupan, sepanjang prosedur dan aturan yang mengikat harus ditaati, dari asal dan ditempat tinggal yang baru harus dilaporkan.

Dia juga melakukan briefing kepada tim  agar tetap bersikap sopan saat bertugas.

“Tunjukkan jati diri kita yang beradab, jaga sopan santun, jangan sampai ada yang tersinggung, kita bukan mengeksekusi orang, semata-mata kita membina dan menyadarkan,” tegasnya. 

Ditambahkan Sarba, sidak akan terus dilaksanakan tidak terbatas pada penduduk pendatang luar Bali tetapi juga penduduk lokal Bali yg menyewa rumah kos yang kedapatan membawa KTP lama atau non E-Ktp tetap akan dikenakan sanksi. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi