PMKRI Denpasar Ingatkan Tangggungjawab Sosial Mahasiswa

Minggu, 24 September 2017 : 11.07
DENPASAR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PMKRI Cabang Denpasar Sanctus Paulus Periode 2017 - 2018 melakukan Sosialiasi di IKIP PGRI Bali, Jln. Seroja, Tonja, Denpasar Timur, Denpasar Bali.

Sosialiasi di hadapan 200 lebih mahasiswa baru dalam rangka mengajak mahasiwa baru dari berbagai golongan untuk ikut berdialektika bersama PMKRI Denpasar, secara khusus mengajak mahasiwa baru untuk ikut berdinamika di PMKRI Denpasar mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Masa Bimbingan (MABIM) yang akan dilakukan di bulan November ini.

Presidum Hubungan Antar Perguruan Tinggi (PHPT), Morgan Witu Leo menyampaikan sejatinya mahasiwa adalah ketika ia mampu terlibat dengan situasi ril di tengah masyarakat serta memikirkan solusinya untuk bisa mengatasi persoalan tersebut.

Mahasiwa Universitas Warmadewa itu menyampaikan usaha yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiwa Bali Peduli Rohingya (PMKRI, PMII, KMHDI, dan HIKMAHBUDHI) adalah salah satu upaya nyata yang mesti dilakukan oleh mahasiwa dalam rangka memberikan kontribusi untuk menyelesaikan suatu persoalan.

Ketua Presidum PMKRI Cabang Denpasar, Efraim Mbomba Reda mengatakan bahwa mahasiwa punya tanggungjawab sosial.

Oleh karena itu, kebijakan yang diproduksi oleh universitas harus dimotivasi oleh prinsip ingin mendekatkan mahasiwa pada persoalan-persoalan ril di tengah masyarakat. Bersamaan dengan itu, ia juga mengajak mahasiwa baru tersebut untuk berdinamika bersama di PMKRI.

PMKRI merupakan organisasi pembinaan dan perjuangan. Setiap mahasiswa akan dibina dengan nilai-nilai PMKRI yang universal serta diarahkan untuk berjuang bersama-sama.

"Organisasi ini bersifat inklusif, ia tidak membatasi diri bagi teman-teman yang berkeyakinan lain, selain Katolik untuk berkecimpung bersama di dalamnya." papar Mahasiwa Hukum Universitas Warmadewa itu. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi