Nyoman Gunarsa, Legenda Seni Lukis Bali Itu Mangkat

Minggu, 10 September 2017 : 19.05
Nyoman Gunarsa (foto:Nyoman Gunarsa/facebook
DENPASAR - Dunia seni lukis Tanah Air kehilangan seniman kenamaan asal Bali, I Nyoman Gunarsa (73) yang menghembuskan nafas terakhir dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Minggu (10/9/2017) siang.

Kabar meninggalnya Gunarsa beredar di beberapa grup WhatsApp yang langsung menuai ucapan duka cita mendalam dari para koleganya.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar ISI Denpasar turut berbela sungkawa atas berpulangnya maestro seni lukis Bali Bapak I Nyoman Gunarsa. Semoga mendapat tempat sesuai amal baktinya kepada bangsa, negara dan jagat seni," ucap Rektor ISI Denpasar, I Gede Arya Sugiartha.

Rasa kehilangan senada disampaikan tokoh pendidikan, Prof Dasi Astawa yang menilai Gunarsa sebagai bapak Maestro Indonesia dan salah satu putra terbaik Bali. "Selamat jalan dan semoga menyatu dengan Brahman," imbuh Astawa.

Beberapa pimpinan perguruan tinggi di Bali juga menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian suami dari Indrawati Gunarsa dan bapak seorang putra dan dua putri itu.

Informasi dihimpun, Gunarsa dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif sejak tiga hari lalu akibat penyakit jantung. Mantan dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta itu telah merintis pembangunan museum sekira tahun 1990.

Saat ini Gunarsa yang menghembus napas terakhir pukul 11.30 WITA, jasadnya disemayamkan di Rumah duka di Jalan Raya Banda Nomor 1-Takmung, Angkan Klungkung yang berjarak sekira 45 km timur Kota Denpasar.

Presiden Jokowi pada 4 Agustus lalu, berkunjung ke Museum Seni Lukis Kontemporer Indonesia Nyoman Gunarsa di Kabupaten Klungkung, Bali.

Sebelumnya, Kepala Negara bahkan sempat mengundang Gunarsa beserta istri ke Istana Kepresidenan. Kala itu Gunarsa menunjukkan foto lukisan besar diberi judul Jokowi Minum Jamu. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi