Fadli Zon Tegaskan Pemberantasan Korupsi Bagian Penting Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 07 September 2017 : 15.42
Fadli Zon/foto:kabarnusa
NUSA DUA - Wakil Ketua DPR, Fadli Zon yang juga sebagai Presiden GOPAC menegaskan, pemberantasan korupsi merupakan syarat penting bagi setiap negara untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif.

Hal itu disampaikan dalam diskusi panel yang diselenggarakan GOPAC bersama UNDP, WFD, dan UNODC dalam rangkaiaj World Parliamentary Forum on Sustainable Development di Nusa Dua Bali, Kamis (7/9/2017),

Kata Fadli, pemberantasan korupsi merupakan syarat penting bagi setiap negara untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif. Meskipun ada pertumbuhan ekonomi, namun ketika praktik korupsi masih masif, maka pembangunan tidak akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

"Korupsi adalah hambatan utama bagi masyarakat global untuk kehidupan yang lebih baik," tegas politikus Partai Gerindra itu. Menurutnya, korupsi telah menjadikan pemerintah lemah dalam mendeliver program dan kebijakan pembangunan kepada rakyatnya.

Tidak hanya itu, Korupsi telah membuat program pembangunan menjadi tidak tepat sasaran, dan telah menciptakan kesenjangan di tengah masyarakat. Bahkan, korupsi juga telah mendorong rendahnya inovasi sebuah negara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyatnya.

Dia menekankan pentingnya peran parlemen dunia dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi. Parlemen pumya tiga peran strategis dalam pemberantasan korupsi.

"Pertama yaitu melalui peran legislasi, kedua melalui peran kontrol anggaran, dan ketiga melalui peran pengawasan. Optimalisasi ketiga peran ini sangat vital bagi parlemen dalam melawan korupsi," jelas dia.

Selain itu, Fadli juga menggaris bawahi bahwa kerja sama antarparlemen sangat dibutuhkan untuk membuat pemberantasan korupsi semakin efektif. Tanpa kerjasama yang kuat dari seluruh pihak, termasuk dari parlemen seluruh dunia, maka akan sulit untuk  mewujudkan pembangunan yang inklusif.

"Kerja sama parlemen akan mempercepat agenda pemberantasan korupsi yang menjadi target SDGs," demikian Fadli. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi