Bupati Eka Bagikan Polis Asuransi Gratis untuk Nelayan

Selasa, 26 September 2017 : 12.34
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti serahkan secara simbolis polis asuransi Jasindo kepda perwakilan nelayan
TABANAN - Mengawali rangkaian peringatan HUT Kota Tabanan ke 524,  Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan secara simbolis 325 Polis Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) gratis kepada perwakilan nelayan Kabupaten Tabanan, Bali, Senin (25/9/2017) malam.

Bupati Eka dalam sambutannya mengungkapkan, pemberian polis asuransi kecelakaan diri plus kepada para nelayan di Kabupaten Tabanan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada rakyat, utamanya para nelayan.

"Asuransi untuk para nelayan ini merupakan program nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bekerjasama dengan Asuranis Jasindo. Pemkab Tabanan merespon positif program ini dengan mendaftarkan nelayan Tabanan untuk ikut asuransi," paparnya.

Menurut Bupati Eka, dengan ikut asuransi ini para nelayan di Kabupaten Tabanan akan menerima banyak manfaat. Selain itu juga bisa lebih tenang dan nyaman saat mencari ikan di laut.

Terkait hal itu, Bupati Eka meminta kepada para nelayan yang belum ikut asuransi Jasindo dari KKP ini agar segera mendaftarakan diri ke Dinas Perikanan untuk bisa didata dan didaftarkan ke Asuransi Jasindo sesuai mekanisme yang ada.

"Berdasarkan data yang saya terima dari Dinas Perikanan, nelayan di Kabupaten Tabanan yang sudah terdata ikut asuransi Jasindo sejumlah 752 orang. Masih ada lagi sekitar 318 orang nelayan yang belum ikut asuransi. Yang belum ikut, saya harap bisa segera mendaftar," katanya mengingatkan

Kepala Dinas Perikanan Kebupaten Tabanan Made Subagia ditemui secara terpisah mengungkapkan, jumlah nelayan di Kabupaten Tabanan tercatat sekitar 1.087 orang yang secara bertahap telah terdaftar masuk Asuransi Jasindo.

"Tahun 2016 lalu nelayan yang sudah ikut asuransi tercatat 427 orang. Tahun ini 325 orang dan tahun depan kami menargetkan sekitar 318 orang nelayan lagi yang ikut asuransi," katanya.

Menurut Subagia, asuransi kecelakaan diri plus untuk para nelayan ini pada tahun pertama polisnya yang membayar pemerintah, dalam hal ini KKP. Untuk tahun berikutnya, nelayan membayar polis secara mandiri.

Disebutkan, nelayan yang ikut asuransi Jasindo ini, bila mengalami musaibah kecelakaan akibat melakukan aktifitas  penangkapan ikan, akan mendapat santunan yang lumayan besar.

"Meninggal dunia mendapat santunan Rp 200 juta, cacat tetap Rp 100 juta dan biaya pengobatan maksimal Rp 20 juta. Sedangkan kematian akibat lainnya yang bukan sedang melakukan aktifitas menangkap ikan, santunannya Rp 160 juta," pungkasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi