BJBR Kenalkan Mahasiswa Pengetahuan dan Peluang Investasi Saham

Minggu, 10 September 2017 : 09.18
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Ahmad Irfan (nomor 3 dari kiri) memberikan edukasi di acara Public Expose Marathon 2017 di kampur Unud Denpasar 
DENPASAR - Berinvestasi saham mulai dikenalkan sejak bangku kuliah karena jenis investasi ini sangat menjanjikan sehingga mahasiswa harus mengetahui sejak awal pengetahuan tentang investasi pasar modal.

Pengetahuan berinvestasi menjadi penting karena investasi tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi bisa non fisik, misalnya saham. Dengan begitu, bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk mahasiswa.

Melalui Public Expose Marathon 2017 digelar di Kampus Unud Mahasiswa diedukasi tentang saham. Hal ini dilakukan untuk membuka pikiran mereka agar aktif menabung melalui pembelian saham.

“Keikutsertaan mahasiswa dalam berinvestasi di bidang saham ini, sangat antusias,” terang Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Ahmad Irfan baru-baru ini.

Menurut Irfan, dipilihnya mahasiswa untuk berinvestasi saham, untuk memperkenalkan tentang saham kepada generasi muda. Disamping edukasi, juga memacu mahasiswa menabung melalui pembelian saham.

“Hal ini harus dilakukan sejak masih kuliah. Dengan edukasi ini, kami berharap bisa mengurangi pengangguran di Indonesia,” harapnya.

Sementara itu dilaporkan, Bank Bjb menutup Triwulan II Tahun 2017 dengan hasil yang cemerlang setelah berhasil membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun dari masyarakat naik menjadi sebesar Rp 85,4 triliun atau tumbuh 15,6% year on year (y-o-y).

Total Asetnya tercatat sebesar Rp 108,6 triliun atau tumbuh 11,7% y-o-y.

Sebagai lembaga perbankan yang menjalankan fungsi intermediasi, Bank Bjb juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik mencapai 12,9 persen y-o-y (jauh di atas rata-rata industri perbankan yang hanya tumbuh 7,77 persen).

Adapun total kredit yang disalurkan bank bjb sebesar Rp 68,2 triliun, serta keberhasilan mengendalikan struktur pendanaan menjadi lebih efisien.

"Kami bertekad untuk melanjutkan trend peningkatan di tahun 2017 ini, serta diharapkan Bank Bjb tetap eksis dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang bekerja baik," tutupnya. (mal)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi