Tangani Bencana, Kepala Basarnas: Response Time Kita Turun 15 Menit

Selasa, 01 Agustus 2017 : 15.55
Kepala Basarnas Marsekal Muda M Syauqi bersama pera pejabat di sela National Seacrh and Rescue Challenge 2017 di Bali
BADUNG - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda TNI M Syauqi menegaskan response time (waktu tanggap) pergerakan petugas SAR dalam menangani setiap bencana atau kejadian setelah mendapat laporan kini menurun dari 30 menit menjadi 15 menit.

Menurut Syauqi, dalam penanganan bencana menuntut kecepatan. Karena itu, fokus jajaran SAR saat ini bagaimana terus meningkatkan respons time dengan Sumber daya manusia yang memadai ditopang peralatan yang handal.

"Fokus ke depan bagaimana tingkatkan response time bencana, dengan SDM memadai, kalau respon time panjang tidak ada gunaanya," tegas Syauqi usai membuka National Sar challenge ke-6 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Ungasan, Kuta Selatan Badung Bali, Selasa (1/8/2017).

Karenanya, SAR membutuhkan kecepatan dan orang-orang yang memiliku profesionalisme dan sistem penanganan bencana yang efektif.

"Saat ini, response time bencana kita turun dari 30 menit menjadi 15 menit," tandasnya didampingi para pejabat Basasarnas termasuk Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar. Artinya, begitu call center 115 mendapatkan laporan suatu kejadian atau bencana pergerakan petugas SAR sampai ke lokasi membutuhkan waktu 15 menit.

Syauqi menambahkkan, dalam kerangka meningkatkan peran dan fungsi SAR pihaknya juga tengah mengupayakan dukungan peralatan untuk melakuka deteksi terhadap korban seperti tertimbun longsor.

Saat ini, SAR memilik alat deteksi korban longsor untuk mereka yang masih hidup.

Sedangkan korban yang sudah dalam kondisi meninggal terkubur longsoran, belum ada alat memadai yang mendukung tugas SAR sebagaimana kejadian terakhir bencana longsor di Ponorogo di mana petugas mengalami kendala peralatan mengevakuasi korban.

Meski saat ini sudah ada alat deteksi korban seperti di laut, namun dinilai kurang memadai sehingga perlu lebih ditingkatka lagi disesuaikan dengan dukungan anggaran pemerintah.

Pada bagian lain, Syauqi menegaskan keberhasilan tugas SAR tidak bisa bekerja sendirian namun perlu dukungan semua potensi SAR di masyarakat termasuk TNI dan Polri. Dari 34 Kantor SAR di Tanah Air, saat ini baru ada 65 Pos SAR se Indonesia yang menjadi pusat koordinasi antar potensi SAR di masyarakat.

Kegiatan National Search and Rescue Challenge 2017 di GWK Bali 
"Potensi SAR mencapai ribuan di Indonesia, ini perlu kita bina, tingkatkan koordinasi dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan semua potensi SAR," imbuh jenderal bintang dua ini

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan SAR seperti dalam kegiatan tahunan yang digelar keenam kalinya yang kali ini digelar di GWK Bali. Kegiatan diikuti 34 Kantor SAR di mana masing-masing mengirimkan tujuah orang wakilnya yang berlomba adu ketrampilan dan kemampuan dalam pertolongan korban seperti di tebing hingga laut.

Ajang National Sar Challenge ini juga merupakan salah satu kegiatan latihan SAR dalam skala kecil yang sangat bermanfaat dalam pembinaan personil SAR. Dengan demikian ajang ini akan secara rutin dilaksanakan dengan terus meningkatkan kualitas dan materi yang dilombakan pada masa-masa yang akan datang.

"Saya minta perhatian kepada seluruh peserta national sar challenge ke-6 ini untuk tetap menjungjung tingi etika dan mengikuti semua peraturan yang ditetapkan oleh panitia dengan sebaik-baiknya selama berlangsungnya kegiatan sar challenge," tegasnya.

Selain itu, Syauwi meminta agar peserta memperhatikan dengan seksama semua mekanisme perlombaan dan berlombalah secara sportif dan fair (jujur). "Jagalah kesehatan agar senantiasa dalam kondisi fit/bugar sehingga dapat mengikuti national sar challenge ke-6 ini hingga selesai," demikian Syauqi.

Tampak para pejabat menghadiri kegiatan tersebut seperti Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, Danlanal Denpasar Kolonel Laut GB Oka, GM Angkasa Pura Ngurah Rai Yanus Suprayogi dan pejabat lainnya. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi