STIKOM Bali Luluskan 238 Sarjana dan Ahli Madya Komputer

Sabtu, 05 Agustus 2017 : 07.55
Ketua STIKOM Bali Dadang Hermawan
NUSA DUA - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) STIKOM Bali atau yang dikenal dengan STIKOM Bali menggelar Wisuda XX bertempat di BNDCC Nusa Dua, Sabtu (5/8/2017).

Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menerangkan, kali ini STIKOM Bali mewisuda 238 orang, terdiri 234 Sarjana Komputer (S.Kom) dan empat orang Ahli Madya Komputer (A. Md. Kom).

Dari 234 sarjana tersebut, 77 orang lulusan program studi Sistem Komputer (SK) dan 157 dari program studi Sistem Inforamsi (SI). Sedangkan empat orang lulusan D3 dari program studi Manajemen Informatika (MI).

Dadang menyebut, dari 234 orang sarjana tersebut, 13 orang di antaranya adalah lulusan program internasional dual degree yakni gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dari STIKOM Bali dan Bachelor of IT (BIT) dari Help University Kuala Lumpur.

Sejak berdiri 10 Agustus 2002, STIKOM Bali sudah meluluskan sebanyak 4.624 orang. Terdiri dari Sarjana Komputer 3.996 rang dan Ahli Madya Komputer sebanyak 627 orang. "Rata-rata mereka menyelesaikan pendidikan selama 4 tahun untuk S1 dan 3 tahun untuk D3," ujar Dadang Hermawan.

Menurut Dadang, semua lulusan STIKOM Bali tidak ada yang menganggur. Hasil penelitian Bagian Pusat Jaminan Mutu (PJM) STIKOM Bali menunjukkan masa tunggu lulusan STIKOM Bali hanya 3 bulan.

"Artinya setelah lulus, mereka hanya menunggu selama 3 bulan, setelah itu semuanya terserap di dunia kerja. Sebagian lagi memilih sebagai wira usaha," terang Dadang Hermawan, sambil menyebut saat ini jumlah mahasiswa STIKOM Bali sebanyak 6.000 orang.

Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, MA menambahkan, kini pihak Yayasan sedang menunggu keluarnya persetujuan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI tentang perubahan status STIKOM Bali dari sekolah tinggi menjadi institut.

Segala persyaratan sudah dipenuhi dan sudah tidak ada masalah lagi, kini pihaknya ami hanya menunggu keluarnya izin tersebut. Nanti namanya menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STTIKOM Bali atau ITB STIKOM Bali.

"Jadi nanti ada dua fakultas, yakni Fakultas Teknik Informatika dan Fakultas Ekonomi," kata mantan Rektor ISI Denpasar dan ISI Jogjakarta ini. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi