Simpan Sabu, Tukang Ojek di Buleleng Ditangkap

Rabu, 02 Agustus 2017 : 09.13
BULELENG - Seorang tukang ojek warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt Buleleng Made Sarjana (42) ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Buleleng di Jalan Banjar Dinas Belong, Desa Patemon.

Kasat Resnarkoba Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana.TJ didampingi Kasubag Humas Polres Buleleng AKP Nyoman Suartika mengatakan, penangkapan terhadap Sarjana karena memiliki, menyimpan dan atau menguasai narkotika jenis sabu sebanyak1 paket sebesar 0,06 gram burtto atau 0,04 gram netto.

"Selain satu paket, sabu itu juga disita barang bukti lainnya, seperti 1 buah korek api, 1 kotak rokok yang didalamnya berisi 2 batang pipet, 1 buah tabung kaca. Kami juga amankan, 1 buah bong sebagai alat hisap sabu, 1 buah plastic kecil yang berisi sisa sabu dan 1 buahy sumbu," kata Ketut Adnyana.TJ di Press Room Polres Buleleng, Selasa (1/8/2017).

Atas perbuatannya tersebut, tersangka Tangkig dijerat pelanggaran pasal 112 (1) atau pasal 127 (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

"Kasus narkotika jenis sabu-sabu yang ditangani selama tujuh bulan terakhir ini, tertinggi dibanding kasus kriminalitas lainnya, saetelah menerima limpahan kasus dari Kepolisian," diakui aparat berwenang di Kejaksaan Negeri Singaraja.

Tidak mengenal profesi dan batas umur dari dampak peredaran narkotika jenis sabu-sabu sampai ke pelosok pedesaan seperti dilakukan Sarjana seorang tukang ojek di Buleleng. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi