Sambut Hari Kemerdekaan, Pemkab Tabanan Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik

Jumat, 11 Agustus 2017 : 16.38
Pelepasliaran 1.000 ekor tukik di Pantai Pengasahan, Tabanan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke 72
TABANAN - Menyambut Hari Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali melalui Dinas Perikanan (Diskan) setempat, melepasliarkan 1.000 ekor tukik (anak penyu) di Pantai Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (11/8/2017) pagi.

Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Tabanan, I Wayan Miarsana mengapresiasi pelepasliaran tukik tersebut.

"Kegiatan ini harus terus dilanjutkan agar keberadaan penyu, khusunya penyu Lekang di Kabupaten Tabanan tetap lestari," katanya. Terkait hal itu, Bupati Eka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan kebersihan pantai.

"Bila lingkungan pantai tetap lestari dan bersih, penyu akan datang dengan sendirinya untuk bertelur. Sebaliknya bila pantai kotor banyak sampah, penyu tidak akan datang untuk bertelur di pantai," paparnya.

Sebelumnya, Kepala Diskan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia selaku Ketua panitia mengungkapkan, pelepasliaran 1.000 ekor tukik ini merupakan serangkaian peringatan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 72.

"Setiap tahun, Diskan Tabanan secara rutin dan berkala melepasliarkan tukik hasil penangkaran Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) yang ada di Kabupaten Tabanan," katanya.

Disebutkan, 1.000 ekor tukik yang dilepasliarkan kali ini merupakan hasil penangkaran dari Pokmaswas Bali Turtle Conservation di Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah yang diketuai oleh I Gede Sastra Kumala Putra.

"Tukik hasil penangkaran tiga Pokmaswas yang ada di Kabupaten Tabanan sejak tahun 2013-2016 tercatat sejumlah 4.602 ekor. Tahun ini, sampai akhir Juli lalu tukik hasil penangkaran tercatat sejumlah 1.060 ekor yang hari ini kita lepasliarkan," paparnya.

Di hadapan ratusan warga masyarakat dan anak-anak SD yang ikut melepasliarkan tukik, Subagia menghimbau agar bersama-sama ikut menjaga kelestarian penyu Lekang dan lingkungannya.

"Penyu lekang merupakan salah satu jenis penyu yang mulai langka. Mari kita lestarikan dengan cara menjaga lingkungan pantai dan laut serta tidak melakukan penangkapan di alam," himbaunya.

Selain diikuti warga masyarakat, anak-anak SD dan seluruh karyawan Diskan Tabanan, pelepasliaran tukik tersebut juga diikuti sejumlah turis manca negara yang tengah berlibur di kawasan Pantai Pengasahan, Desa Lalanglinggah. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi