Ngaben Massal di Buleleng Bagi Warga Perantauan asal Karangasem

Minggu, 20 Agustus 2017 : 22.21
BULELENG - Untuk kedua kalinya Pengabenan Kinembulan/Massal Ikatan Warga Bugbug (IWB) Buleleng kembali digelar sebagai wujud kebersamaan serta wujud gotong royong warga Desa Bugbug yang berada di perantauan khusus di Kabupaten Buleleng.

Ketua IWB Buleleng juga selaku Anggota DPRD TK II Buleleng Gede Wisnaya Wisna mengungkapkan itu disela-sela acara nyoroh banten dan pembagian jemek ke pengarep ngaben, Minggu (20/8/2017).

Proses pengabenan Kinembulan ini telah dimulai sejak bulan Juli lalu dan puncak acara akan dilaksanakan pada 31 Agustus mendatang, namun dalam proses Pengabenan Kinembulan ini dilaksanakan sesuai dengan tatwa agama secara umum.

"Pengabenan kinembulan kedua ini sudah dimulai bulan juli lalu ke Desa Bugbug, berlanjut pada kegiatan inti akhir bulan Agustus, termasuk pengabenan kinembulan ini juga melibatkan warga di luar IWB," jelasnya.

Dia mengakui semangat yang tinggi dari para warga perantauan Bugbug ini secara bersama-sama melakukan kegiatan Pengabenan Kinembulan.

"Memang ada semangat yang semakin tinggi dari warga perantauan Bugbug di Singaraja dalam kegiatan ini yang menunjukan adanya kebersamaan melalui gotong royong," imbuhnya.

Ketua Panitia Pelaksana Pengabenan Kinembulan IWB Buleleng, Ida Bhawati Rai menuturkan Ngaben Kinembulan dilakukan didasari dan dilandasi atas kebersamaan para warga yang bukan saja oleh pengarep atau peserta ngaben namun juga warga perantauan bugbug di Singaraja.

"Ini kami petik dari berbagai sastra, asal kata dari kemul atau rebut bersama-sama sehingga gotong royong menjadi kunci dalam pelaksanaan kegiatan pengabenan ini," tutur dia

Pengabenan Kinembulan yang ke-2 itu akan dipusatkan Utara jantung kota Singaraja tepatnya di Gedung Serba Guna Kampung Anyar Kecamatan Buleleng, proses pelaksanaan ngaben Kinembulan kini tengah berlangsung hingga pada puncaknya nanti akan dilaksanakan pada Kamis dua pekan mendatang di Areal Setra atau Kuburan Kampung Anyar,

Prosesi ngaben akan melintasi Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani menuju Dewi Sartika Utara. Masyarakat Buleleng juga diharapkan mohon maklum jika merasa terganggu atas berlangsung acara itu yang akan memakan beberapa jam.

Proses pengabenan kinembulan yang menjadi agenda tetap IWB Singaraja tahun ini melibatkan 63 pengarep, diantaranya 93 ngaben, 166 nyekah, 87 ngelungah dan 13 ngerapuh dan 46 ngelinggihang.

Bahkan tahun ini diberikan kesempatan partisipasi masyarakat secara umum di Buleleng untuk ikut dalam proses pengabenan kinembulan.

Pengabenan Kinembulan/ Massal ini juga diramaikan dan mengajak Masyarakat Umum asal Kabupaten Karang Asem. Seperti dijelaskan salah satu kerama Bugbug Gede Sarya Tun Tun

"Seluruh Masyarakat Karang Asem yang merantau ke Buleleng juga kita rangkul untuk ikut Ngaben ini, karena ini sifatnya umum," ujar Sarya. (gde)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi