KPPAD Bali Ungkap Delapan Bayi Dibuang, Lima Meninggal

Rabu, 09 Agustus 2017 : 17.33
ilustrasi/dok.kabarnusa
DENPASAR - Tidak sampai dalam jangka waktu setahun terjadi delapan kasus bayi dibuang di Bali, lima diantaranya meninggal dunia.

Hal tersebut diungkapkan, Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali, Ni Luh Gede Yastini, Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Ni Luh Gede Yastini.

"Berdasarkan pantauan KPPAD Bali, melalui media hingga terhitung sejak bulan April hingga Agustus 2017, terdapat 8 kasus pembuangan bayi, baik yang ditemukan dalam kondisi hidup 3 orang bayi dan sisanya sudah dalam kondisi meninggal," ungkap Yastini di Denpasar, Rabu (9/8/2017).

Mantan Direktur LBH Bali ini sangat prihatin dan mengecam segala bentuk kekerasan yang dilakukan pada anak anak.

Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, jelas disebutkan bahwa anak sejak dalam kandungan harus dilindungi, berhak untuk hidup, berhak untuk tumbuh serta berkembang secara optimal, dan segala bentuk kekerasan yang dilakukan terhadap anak adalah kejahatan.

"Sehingga dengan ini jelas, bahwa siapapun pelakunya dan apapun alasannya kekerasan terhadap anak tidak bisa dibenarkan. Dalam konsep perlindungan anak adalah zero tolerance terhadap berbagai bentuk kekerasan anak," tegas Yastini.

Menurut dia, Juli lalu KPPAD Bali sudah menyurati Polda Bali meminta atensi untuk kasus pembuangan bayi ini agar segera diusut tuntas dan harus ada tindakan tegas terhadap pelakunya.

Hingga saat ini, sepertinya belum ada titik terang dalam pengungkapan kasus-kasus pembuangan bayi ini.

Untuk itu, KPPAD Bali kembali meminta dan mendesak kepada Kepolisian Daerah Bali beserta jajarannya untuk segera mengusut tuntas kasus pembuangan bayi ini serta menemukan motif tindakan pelaku. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi