Dikukuhkan, Pesparawi Badung Diminta Berkontribusi Positif Bagi Pembangunan

Senin, 21 Agustus 2017 : 21.44
MANGUPURA - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung, I Ketut Widia Astika mengharapkan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) bisa lebih berkontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Badung.

Hal itu disampaikan Astika saat mengukuhkan Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Badung periode 2017-2022 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung.

Hadir Kasubag Hukum dan Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali, Haji Saefudin dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka Kamenag) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Gede Manguningrat .

Astika mewakili Bupati Badung mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pesparawi Badung seraya berharap pengurus harus mampu melaksanakan peran, tugas dan fungsinya masing-masing.

"Semoga dengan dibentuknya Pesparawi ini dapat memberi kontribusi positif dalam pembangunan di Kabupaten Badung," katanya, Senin (21/8/2017).

Bidang seni dan budaya kata Astika merupakan salah satu skala prioritas di Kabupaten Badung yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).

Pesparawi diharapkan dapat menjadi wahana dalam membina generasi muda khususnya di Kabupaten Badung dalam pengembangan seni dan budaya di bidang paduan suara. Pesparawi juga diharapkan mampu meraih prestasi untuk membawa nama baik Badung.

"Mari bersama-sama membangun Badung. Buktikan kebhinekaan dan keberagaman di Badung sangat indah," ajaknya.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi  (LPPPG) Kabupaten Badung, Pendeta Paulus Mawuntu mengatakan, tujuan Pesparawi menyerap aspirasi seluruh anggota gereja salah satunya dengan mengadakan pencarian bakat yakni, vokal, paduan suara, musik, dan cipta lagu untuk dikembangkan.

"Jadi ini kami bentuk untuk menyerap aspirasi khususnya di kalangan anak muda untuk dikembangkan agar mereka tidak terjerumus ke dalam hal yang negatif," paparnya.

Pendeta Paulus menjelaskan, Pesparawi tersebut terbentuk dari MPAG yang serapan dari 80 gereja yang ada di Kabupaten Badung. Ke depan, pihaknya akan bekerjasama dengan Provinsi Bali dan berharap dapat mengikuti lomba baik yang berskala lokal maupun nasional.

"Tahun 2018 kami akan mengikuti lomba di Pontianak dalam acara Pesparawi Nasional," ungkapnya. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi