Wagub Sudikerta Ingatkan Nyadnya Umat Hindu Berdasar Sastra Agama

Jumat, 28 Juli 2017 : 08.29
GIANYAR - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyatakan pelaksanaan yadnya yang merupakan suatu persembahan yang dilakukan dengan tulus ikhlas hendaknya dilaksanakan sesuai dengan kemampuan dan berdasar pada sastra agama umat Hindu yaitu Weda.

Dengan demikian pelaksanaan yadnya yang bertujuan untuk mencapai tujuan hidup manusia menurut konsep Hindu yakni Moksartham Jagathita atau kebahagian sekala dan niskala akan dapat tercapai.

Sudikerta menyampaikan hal itu dalam sambrama wacananya saat menghadiri rangkaian Karya Balik Sumpah, Melaspas, Pendem Pedagingan lan Ngenteg Linggih Ring Pemerajan Agung Griya Agung Nila Seraya, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Kamis (27/7/2017).

"Yadnya haruslah dilandasi dengan rasa tulus iklas. Persembahan yang tulus iklas dan dilandasi hati yang bersih maka niscaya Tuhan akan menerima persembahan yang kita haturkan kepada beliau," imbuhnya.

Lebih jauh Wagub Sudikerta yang didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan yadnya sarana yang dipergunakan hendaknya merupakan hasil dari isi bumi sendiri seperti buah-buahan lokal seperti salak, manggis, jambu dan buah lokal lainnya.

Persembahan dengan menggunakan buah lokal merupakan wujud terima kasih kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi atas segala berkah dan rahmat yang telah beliau dilimpahkan.

Dalam acara yang turut dihadiri sejumlah Sulinggih dan masyarakat tersebut, Sudikerta juga menyampaikan apresiasinya atas semangat warga yang begitu luar biasa, bekerja bergotong-royong untuk dapat melaksanakan upacara yadnya ini.

Ketua Panitia Karya, Pasek Dek Agus Sudianta menyampaikan bahwasannya rangkaian karya telah mulai dilaksanakan dari tanggal 8 Juli 2017 dan pada tanggal 29 Juli mendatang akan dilaksanakan upacara pecaruan Rsi Gana.

Puncak upacara sendiri akan dilaksanakan bertepatan dengan Budha Wage Kelawu tanggal 2 Agustus mendatang. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi