Tim SAR Evakuasi Pendaki Gunung Batukaru yang Kakinya Kram

Senin, 03 Juli 2017 : 12.01
Tim SAR saat mengevakuasi pendaki Gunung Batukaru
TABANAN - Tim Gabungan BNPB, SAR Polda, Polsek Penebel, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Jatiluwih dengan kekuatan personil 21 orang, melakukan evakuasi terhadap dua orang pendaki Gunung Batukaru di Tabanan, Bali, yang kakinya sakit kram, Senin (3/7/2017) dini hari sekitar pukul 01.00.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tabanan AKP Putu Oka Suyasa seizin Kapolres Tabanan membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, jumlah pendaki enam orang yang terdiri dari seorang laki-laki dan lima orang perempuan. Namun yang kakinya kram dua orang yang telah dievakuasi Tim SAR," katanya saat dikonfirmasi, Senin (3/7/2017) siang.

Menurut Oka Suyasa, keenam pendaki melakukan pendakian di Gunung Batukaru melalui jalur Pura Luhur Pucak Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Minggu (2/7/2017) sekitar pukul 07.00.

Mereka sampai di puncak Gunung Batukaru sekitar siang hari. Saat akan kembali turun dari Gunung, dua orang pendaki diantaranya kakinya kram tidak bisa melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Mengalami masalah, mereka menghubungi keluarga melaporkan masalah yang dihadapi. Orang tua Ayu Ning Sekar Putri, salah seorang pendaki, lantas menghubungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Bali.

BNPB Bali selanjutnya menghubungi Polsek Penebel dan mengerahkan personilnya melakukan evakuasi para pendaki tersebut

"Pukul O6.10 Wita korban sudah tiba di Parkir Jaba Pura Bujangga Waisnawa Jatiluwih dalam keadaan selamat dan kembali ke rumah masing-masing dijemput oleh pihak keluarga," jelasnya.

Menurut Oka Suyasa, enam orang pendaki yang telah dievakuasi Tim SAR tersebut masing-masing adalah : Ni Gst Ayu Yeni Ariantini (40), I Gst Ayu Citra Wati (36), I Gst Ngr Satria Wirawan (33), Gst Ayu Intan Paramita Sari (26), Ayuning Sekar Putri (17) yang berasal dari Banjar Sunantaya, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan dan seorang lagi Gst Ayu Werdi Handayani (34) berasal dari Denpasar. (gus)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi