Tim Jatanras Polda Bali Tangkap Dua Anggota Ormas

Jumat, 07 Juli 2017 : 07.04
barang bukti disita petugas 
DENPASAR - Tim Opsnal I Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Bali menangkap tangan dua orang pelaku pungli masing-masing I G S (38) dan AS (35) yang diketahui anggota ormas besar di Bali.

Lokasi penangkapan di Conanto Bakery pada, Rabu (5/7/2017), setelah polisi mendapti informasi aksi dua anggota ormas itu cukup meresahkan masyarakat.

"Ia ditangkap pada saat melakukan Pungli di toko Conanto Bakery yang berlokasi dijalan Dalung Permai sekitar pukul 21.30 Wita dengan barang bukti uang 150 ribu," jelas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/7/2017).

Hengky menambahka, salah satu pelaku merupakan Ketua atau Kordinator Lapangan wilayah Dalung Permai.

Dari interogasi dan pengembangan oleh Opsnal Tim Subdit Jatanras Dit. Reskrimum, diketahui pelaku mengakui telah melakukan Pungli di beberapa toko atau warung di wilayah Dalung dan sekitarnya.

Sejumlah tempat yang rutin menjadi sasaran "Pungli" diantarnya Conanto bakery sebanyak 150 ribu perbulan, Toko Sembako Bali Jaya sebesar 200 ribu perbulan, Toko Surya Kaca senilai 250 ribu perbulan, PT. Padi Mas sebanyak 100 ribu perbulan, Toko Baliho sebesar 150 ribu perbulan, Mie setan senilai 50 ribu perbulan

Disebutkan, Go Mart 100 ribu perbulan, Toko TV Elektroktik 100 ribu perbulan, Warung  Makan Pak Raden juga 100 ribu perbulan, Pom Bensin Gatsu Barat 150 ribu perbulan, Toko Emas 50 ribu perbulan, Konter HP 100 ribu perbulan,

Toko Perlengkapan bayi 100 ribu perbulan, Mie Ayam 50 ribu perbulan, Konter HP OPPO juga 50ribu perbulan," sebutnya lagi.

Berdasar pengakuan pelaku, telah memerintahkan anak buahnya yakni pelaku kedua A S memungut uang di toko Baliho sebesar Rp200.000 pada hari Selasa 4 Juli 2017 dan telah disetor kepada pelaku pertama selaku Korlap.

"Pelaku pertama mengakui melakukan "Pungli" dari 3 tahun yang lalu dan rata-rata perbulan pendapatan dari uang "Pungli" totalnya mencapai Rp 1.7 juta," imbuhnya.

Setelah uang uang hasil pungli terkumpul, Rp 1 juta digunakan pelaku untuk uang kas Korlapnya dan sisanya untuk minum-minum di poskonya. Saat dilakukan penggeledahan di Posko milik pelaku pertama di temukan 2 buah pedang

Kemudian, kedua pelaku beserta dengan barang bukti uang Rp350.000, satu lembar nota pungutan, dua buah kartu anggota satu buah HP Samsung, serta buah pedang diamankan di Mako Dit Reskrimum Polda Bali guna kepentingan penyidikan. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi