Sudikerta Tawari Posisi Cawagub, Ini Jawaban Gede Pasek

Jumat, 07 Juli 2017 : 06.32
Bacagub Golkar Ketut Sudikerta menjalin komunikasi intens dengan poltisi Hanura Gede Pasek Suardika (foto:istimewa)
DENPASAR - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gede Pasek Suardika beberapa kali didekati Ketua DPD Partai Golkar Bali Ketut Sudikerta guna menawarkan posisi calon wakil gubernur dalam pemilihan Gubernur Bali mendatang.

Keseriusan Sudikerta yang telah mengantongi rekomendasi DPP Partai Golkar sebagai bakal Calon Gubernur Bali ditunjukkan dengan melobi langsung Gede Pasek maupun lewat beberapa orang dekat mantan petinggi Partai Demokrat itu.

"Benar, Pak Sudikerta sudah tiga kali dalam beberapa pertemuan meminta kesediaan Pak Pasek menjadi calon wakil gubernur mendampingi beliau," ujar Nyoman Agung Sariwaan orang dekat Pasek ditemui di sela Diskusi Kebangsaan yang digelar KMHDI dan Peradah di Kantor DPD RI Perwakilan Bali, Kamis (6/7/2017).

Hanya saja, sampai saat ini, Pasek belum memberikan jawaban yang pasti apakah bersedia atau tidak maju mendampingi Sudikerta dalam perhelatan Pilgub tahun 2018.

Alasannya, sampai saat ini belum ada instruksi khusus DPP Partai Hanura dalam Pilgub Bali baik rekomendasi figur siapa yang mau diusung maupun dengan parpol mana membangun koalisi.

Pasek sendiri mengaku belum memberikan jawaban kepada Sudikerta, soal tawaran posisi sebagai bacawagub. Semua masih berproses dan harus mempertimbangkan betul arah dukungan politik maupun koalisi partai.

"Hanura belum ambil sikap politik, ya sekarang kan masih berproses, baru penjajagan dan komunikasi politik saja, masih jauh," elaknya ditemui usai menjadi pembicara dalam diskusi kebangsaan KMHDI dan Peradah Indonesia.

Diibaratkan seperti orang berpacaran, terus melakukan komunikasi yang intens sampai waktu yang tepat untuk memutuskan pilihan. Dia sebenarnya secara pribadi justru mendorong agar Ketua DPD Partai Hanura Bali Made Sudarta bisa menjadi calon wakil gubernur.

"Pak Sudarta kan lama di luar Bali, beliau sangat paham betul dengan dinamika politik nasional," tuturnya.  

Yang pasti, berbeda dengan pemilu atau pilkada sebelumnya, Hanura kali ini memiliki posisi tawar cukup sratetgis sehingga pihaknya siap menggalang koalisi untuk memenangkan Pilkada di Bali. "Saya tegaskan, kalau partai mana saja tidak membangun koalisi dengan Hanura, akan rugi besarlah," selorohnya. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi