Petugas Jaring Enam Tenaga Kerja Asing PLTU Celukan Bawang

Rabu, 12 Juli 2017 : 03.00
BULELENG - Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Pemkab Buleleng, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) mendapati enam orang asing diduga tidak mengantongi izin KITAS yang bekerja di PLTU Celukan Bawang Buleleng.

Di PLTU Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak, Buleleng, disinyalir memiliki ratusan tenaga kerja (Neker) asing yang mayoritas asal Tiongkok.

Timpora dari unsur Satpol PP Buleleng, Bagian Hukum Setda Buleleng, Sat Intelkam Polres Buleleng, Badan Pengawasan Orang Asing, TNI AL Celukan Bawang, Syahbandar Celukan Bawaang, Disdukcapil Buleleng, Dinas Tenaga Kerja Buleleng, Kantor Imigrasi Singaraja, Badan Kesbangpol Buleleng, menemukan 6 WNA disinyalir ilegal.

Kedangan tim gabungan diterima Direktur CHD Power Plant Operation Co Ltd, Mr. Huan Jo, Selasa (11/7/2017). Hasil koordinasi, seluruh Kitas Naker di CHD dikeluarkan dan diperiksa petugas satu per satu.

Berdasarkan data diterima, tercatat Naker Asing di CHD sebanyak 138 orang, 15 orang masa Kitasnya habis dan sudah kembali ke China. Dari pendataan, saat ini tercatat 123 Naker Asing.

Hanya saja, saat dikroscek lebih jauh ditemukan 6 WNA asal Tiongkok yang berada di PLTU Celukan Bawang, Kitasnya telah habis. Jadi, total keseluruhan WNA yang ada sebanyak 128 orang.

"Katanya 6 orang itu keluarga dari tenaga kerja di sana, 1 orang KITAS habis. Tapi, untuk kebenarannya kami akan lakukan roscek lagi," ujar seorang petugas yang ikut Sidak. Hasil sidak ini nantinya akan dilakukan tindaklanjut, untuk mengambil langkah-langkah berikutnya.

Mengingat, telah ditemukan beberapa WNA yang terbukti Kitasnya telah habis. Tentunya ada tindaklanjut, dan petugas sudah perintahkan agar Naker Asing segera dibuatkan Kitas, agar tenaga kerja Asing bisa dipantau.

"Proses pemantauan pun, akan kami koordinasikan dengan Imigrasi Singaraja, sehingga akan mempermudah dalam pengecekan," sambung petugas itu. Direktur CHD, Mr. Huan Jo berjanji, akan menindaklanjuti apa yang menjadi temuan dan sekaligus perintah dari Timpora.

"Kami akan segera menindaklanjuti, untuk pembuatan Kitas ataupun Surat keterangan Tempat Tinggal, seperti arahan dari Timpora," janji Huan Jo. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Victor Manurung, tidak menampik adanya pemeriksaan identitas di PLTU Celukan Bawang.

Victor menegaskan, sidak dilakukan Timpora Pemkab Buleleng, bukan dari Timpora bentukan Imigrasi Singaraja. "Data yang pasti, belum kami terima, seperti apa hasilnya. Itu Tim dari Pemerintah Buleleng, bukan dari kami," jelas Victor.

Terkait ditemukannya 6 WNA asal Tiongkok yang mengaku sebagai keluarga Naker asing di PLTU Celukan Bawang namun disinyalir sebagai Naker Asing "Bodong", Victor mengaku, masih menunggu hasil.

"Kami masih akan koordinasikan dulu. Kalau memang benar ada, ya jelas kami akan tindaklanjuti. Nanti kami koordinasikan seperti apa hasil sidak itu," jelasnya. Kendati begitu, Imigrasi Singaraja akan terus memantau keberadaan orang asing di Buleleng, termasuk wilayah Karangasem, dan Jembrana, dengan melakukan pengecekan langsung. "

Tim sudah kami bentuk, tentunya kami akan tetap memantau keberadaan orang asing, termasuk yang di PLTU Celukan Bawang karena disana diduga banyak ada tenaga kerja asing," demikian Victor. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi