Maju Pilgub Bali, Pasek Suardika Pertimbangkan Arah Politik

Minggu, 02 Juli 2017 : 08.53
I Gede Pasek Suardika (dok.kabarnusa)
DENPASAR - Senator I Gede Pasek Suardika masih mempertimbangkan arah dukungan politik terkait langkahnya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Bali 2018. Menurut Pasek, sejauh ini, masih melakukan kalkulasi politik atau berhitung apakah akan mengambil posisi calon gubernur atau wakil gubernur.

"Tentunya  disesuaikan komposisi kursi di DPRD Bali, sambil melihat perkembangan politik Bali," ujar ditanya keseriusannya maju dalam bursa Pilgub Bali.

Nantinya, setelah memiliki keyakinan dengan mempertimbangkan dukungan politik itu, dirinya akan segera mengambil sikap apakah bertarung merebut posisi calon gubernur atau wakil gubernur.

"Hitungannya kan banyak, apakah nanti tarung di calon gubernur atau calon wakil, semuanya ada peluang untuk itu," ujar mantan petinggi Partai Demokrat dalam perbincangan dengan wartawan belum lama ini.

Sebelumnya, santer tersiar kabar jika, mantan Ketua Komisi III DPR RI itu bakal ditandemkan bersama sejumlah bakal calon gubernur.

Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta disebut-sebut mulai melirik anggota DPD RI Dapil Bali itu sebagai pendamping calon wakil gubernur.

Pasek tidak menampik maupun mengamini perihal dorongan sejumlah pihak agar mendampingi Rai Mantra maupun Sudikerta. Dia menegaskan, ke figur siapa akan berlabuh menjatuhkan pilihan politik apakah ke Rai Mantra atau Sudikerta. semua akan bergantung arah dukungan partai politik pengusung.

"Ada memang wacana dipaketkan Rai Mantra, ada juga yang berpaket dengan Ketut Sudikerta, saya tentu akan berhitung benar, mau paket dengan siapa," tukas dia.

Kini, setelah namanya mulai ramai dibincangankan masyarakat bakal meramaikan Pilgub Bali, Pasek kian gencar melakukan gerilya politik mencari dukungan ke sejumlah pihak termasuk dengan sahabatnya yang tokoh PDIP Bali dan seorang advokat senior Nyoman Punglik Sudiantara.

Keduanya serius membicarakan banyak hal termasuk suksesi kepemimpinan Bali ke depan. "Kami teman lama, ngobrol-ngobrol berbagai hal, kebetulan sama-sama suka politik ya kita bicarakan juga," kata Pasek akhir pekan lalu.

Salah satu yang sempat ditekankan Pasek terkait kriteria pemimpin Bali. Figur pemimpin Bali ke depan, kata dia memiliki track record kinerja yang baik, memiliki pemahaman mengenai budaya Bali serta paham mengenai tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Terkait langkah Pasek meramaikan pilgub, Punglik menyambut baik hal itu sebab Pasek merupakan tokoh muda politik Bali yang vokal, cerdas dan punya mental petarung. Sebagai teman tentunya mendukung langkah Pasek. Hanya saja, seperti apa bentuk dukungan itu akan tergantung dinamika politik.

"Saya hanya mengingatkan Pasek agar secara serius mempertimbangkan faksi-faksi politik yang bermain di Pilgub Bali. Apalagi diperkirakan pertarungan akan berlangsung sengit dengan munculnya berbagai figur," tukas Punglik.

Dia merasa perlu memberi masukan agar Pasek ke depan tidak salah langkah mengambil keputusan politik. (rhm)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi