Luar Biasa, Libas Barito Putera Bali United Pesta Gol

Jumat, 14 Juli 2017 : 20.13
Fadil Sausu merayakan kemenangan usai mencetak gawang Barito Putera dalam pertandingan yang berkessudahan 5-0 untuk kemenagan tuan rumah Bali United / baliutd 
GIANYAR - Luar biasa kalimat yang muncul dari Pelatih Kepala Bali United Coach Widodo Cahyono Putro atas perjuangan anak asuhnya setelah berhasil melibas tim tamu PS Barito Putera dengan skor meyakinkan lima gol tanpa balas dalam laga pekan 13 Go-Jek Traveloka Liga1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Jum'at (14/7/2017) malam.

Kemenangan tuan rumah dicapai dengan perjuangan tak kenal menyerah, bahkan pemain pilar Irfan Bachdim diganjar kartu merah oleh wasit, hingga harus absen membela Bali United untuk tiga pertandingan ke depan.

Disaksikan sekira 4 ribu lebih pendukung fanatiknya, pada babak pertama langsung berinisiatif membangun serangan demi serangan. Peluang pertama saat pertaningan baru berjalan tiga menit tercipta lewat tendangan voli Nick Van Der Velden yang masih dapat ditangkap kiper Barito Putera, Aditya Harlan.

Berikutnya, peluang diperoleh menit 16 lewat Sylvano Comvalius namun sayangnya tendangan keras Comvalius melambung di atas mistar gawang Aditya. Barulah pada menit 38 gol indah tercipta lewat tendangan melengkung kapten Fadil Sausu yang gagal ditangkap kiper Aditya hingga kedudukan berubah 1-0 untuk Bali United.

Memasuki babak kedua, kedua tim berusaha saling menyerang lini pertahanan seperti dilakukan tuan rumah lewat aksi cantik Taufiq, Irfan Bachdim, Nick van der Velden.

Publik tuan rumah kemudian bersorak pada menit 55 Comvalius menjebol gawang Barito setelah menerima umpan silang Marcos Flores yang kemudian disundul tiang jauh yang gagal ditepis Adhitya hingga mengubah keadaan menjadi 2-0 untuk tim tuan rumah.

Lima menit kemudian, anak asuh Coach Jacksen Tiago kembali menelan kenyataan pahit setelah tendangan bebas Fadil gagal dihadang lini belakang Barito saat kemelut terjadi yang kemudian dimanfaatkan Marcos Flores dengan menyabet bola berbuah gol ketiga untuk Bali United.

Menang tiga gol, membuat tempo pertandingan berjalan ketat hingga puncaknya Irfan harus meninggalkan lapangan pada menit 68' karena bereaksi terlalu keras kepada Douglas Packer.

Usai kakinya yang baru sembuh dari cidera ditekel keras Douglas dari arah belakang hingga terjatuh. Seketika, Irfan bangun dan mengejar lalu mencekik marquee player Barito itu hingga jatuh.

Seketika Wasit memberi kartu merah kepada Irfan yang mesti protes keras tetap harus meninggalkan lapangan dengan sikap kecewa. Meski bermain dengan 10 pemain, Bali United bahkan mampu menambah koleksi dua gol.

Gol keempat diukir Comvalius pada menit 78 setelah menyambut bola muntah dari tendangan bebas Fadil yang membentur tiang. 4-0. Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Barito justru kambali kebobolan lima gol lewat pemain pengganti I Nyoman Sukarja.

Striker yang memiliki kecepatan lari dan baru sembuh dari cedera itu, berhasil merangasek dari sisi kanan hingga mampu mencetak gol kelima untuk Bali United lewat tendangan kerasnya. Kedudukan 5-0 untuk tuan rumah bertahan hingga pertandingan berakhir.

Usai pertandingan Pelatih Barito Putera Jacksen menyampaikan selamat kepada Bali United atas kemenangan tersebut.

"Bali United punya penguasaan bola cukup baik, di awalnya kita mampu meredam tetapi tinggal menunggu waktu untuk memanfaatkan sebuah kesempatan, mendapatkan sebuah peluang, itu skenario yang kita punya," ujarnya.

Dia mengakui kerja sama Irfan Bachdim dan Comvalius cukup bagus, meski anak asuhnya sudah memiliki rencana namun gol pertama itu membuat emosi pemain Barito meningkat hingga malapetaka datang.

Terkait insiden Bachdim dengan Douglas, Jacksen secara pribadi telah menyampaikan permintaan kepada Bachdim. Sementara atas kemenangan Bali United, Coach Widodo menegaskan hal itu bisa diraih lewat perjuangan tak kenal lelah anak asuhnya dan dukungan supporter.

"Saya bukan hanya pelatih, tetapi menjadi bagian sepak bola Indonesia, hidup mati saya akan menikmati perkembangan sepak bola, mari bersama-sama agar keputusan jangan sampai merugikan siapa saja," ucapnya soal insiden Irfan.

Meski menyadari semestinya tindakan Irfan tidak perlu dilakukan, namun hal itu sebagai reaksi spontan karena kejadian yang dialaminya bisa membahayakan kondisi kaki Bachdim yang baru sembuh dari cidera. (rhm)
Berita Terbaru
Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi