Limbah Cair Kotori Sungai, Usik Kenyamanan Wisatawan di Lovina

Jumat, 28 Juli 2017 : 21.06
BULELENG - Wisatawan asing merasa terusik kenyamanannya dengan bau tak sedap yang bersumber dari air limbah sungai yang dibuang sembarangan diduga dari pihak hotel dan restoran di kawasan Pantai Lovina di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng.

Wisatawan asing menjelang bulan Agustus banyak yang mengunjungi Lovina seperti pada Rabu (26/7/2017). Ratusan wisatawan asing memadati pantai Lovina yang dulu terkenal dengan nama Binaria menikmati liburan berjemur di pesisir, ada pula yang menikmati makan di beberapa Restauran yang menyediakan menu makan.

Hanya saja, kenyamanan mereka ke Lovina disuguhi dengan bau tak sedap akibat limbah cair yang diduga di buang kesungai oleh pihak Hotel dan Restaurant di kawasan tersebut.

Bau kotoran bekas limbah dapur menyengat dan memenuhi aliran sungai Lovina dari selatan sampai keutara pantai Lovina .

Padahal, wisatawan Asing sering melintasi sungai kecil tersebut, di atas sungai kecil itu terdapat jembatan yang terbuat dari pohon kelapa. Bau menyengat pun timbul saat kita melewati bantaran sungai tersebut.

Dua wisatawan laki perempuan asal Negara Belanda ketika melewati sungai kecil itu sangat menyayangkan kondisinya, sungai dialiri limbah cair dengan bau tak sedap dan cukup menyengat hidung.

Kemudian mereka melihat-lihat sungai itu dengan sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Kasihan sungai itu dialiri limbah terus dibuang ke laut, mudah-mudahan tahun depan saya kesini lagi sungai ini sudah bersih," ucapnya dengan Bahasa Inggris.

Dari penelusuran sumber aliran itu berasal, terlihat di selatan terdapat lubang menganga tempat saluran limbah itu di buang, beserta dari arah selatan jembatan besar itu juga terdapat limbah berwarna hitam.

Belum diperolah penjelasan dari pihak terkait tentang kondisi sungai yang mulai tercemari limbah cair yang mengeluarkan bau tak sedap itu. (rhm) .

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi