Grand Max Versus Kawazaki Blitz Tewaskan Dua Korban di Jalur Tengkorak

Selasa, 11 Juli 2017 : 20.28
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Nyoman Sukanada memeriksa korban yang meninggal dunia di TKP
TABANAN - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia, kembali terjadi di Jalan Nasional Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Bali yang selama ini dikenal sebagai jalur tengkorak.

Lakalantas terjadi di jalur tengkorak KM 37,4 tepatnya di Banjar Dinas Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Selasa (11/7/2017) sore, sekitar pukul 14.30 Wita.

Kapolsek Selemadeg, Kompol I Nyoman Sukanada seijin Kapolres Tabanan membenarkan lakalantas tersebut. "Ya betul, telah terjadi lakalantas, tabrakan antara mobil Daihatsu Grand Max dengan sepeda motor Kawazaki Blitz. Pengendara motor dan yang dibonceng meninggal dunia di TKP," kata Kapolsek Sukanada saat dikonfirmasi, Selasa (11/7/2017) malam.

Menurut Kapolsek Sukanada, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), Kejadian berawal dari mobil Daihatsu Gran Max bernopol DK-9705-HP dikemudikan Nengah Yudiartama (36) warga Desa Pangkung, Kabupaten Jembrana yang melaju dari arah Denpasar ke arah Gilimanuk.

Saat memasuki wilayah TKP di jalan datar dan beraspal mulus serta tikungan landai ke kiri, pengemudi  Grand Max tidak dapat menguasai laju mobilnya sehingga  melewati garis marka as jalan.

Pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Kawasaki Blitz bernopol DK-3081-WP sehingga terjadi tabrakan di jalur sepeda motor Kawasaki Blitz R.

Akibat kejadian tersebut pengemudi Blitz I Gusti Kade Sudiasa (51) dan yang dibonceng Gusti Ayu Putu Nami (44), keduanya mengalami cedera kepala berat dan meninggal di TKP.

"Kedua korban merupakan warga Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Petugas sudah menghubungi keluarganya di Jembrana," pungkasnya. (gus)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi