Banyak Karyawan Badan Usaha di Denpasar Belum Masuk JKN

Jumat, 21 Juli 2017 : 06.52
Sekda Denpasar Rai Iswara menyaksikan penandatanganan penyerahan donasi iuran peserta JKN-KIS yang tidak mampu
DENPASAR - Dari 4.000 Badan Usaha yang ada di Kota Denpasar, sebanyak 35 persen belum mendaftarkan karyawan kedalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).

Karenanya, agar semua badan usaha mendaftarkan karyawan ke JKN-KIS maka, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) menggelar sosialisasi program JKN-KIS di Hotel Puri Sharon Denpasar Barat, Kamis (20/7/2017).

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara juga menyaksikan penandatangan berita acara penyerahan donasi iuran bagi peserta JKN-KIS yang tidak mampu.

Penandatangan berita acara tersebut dilakukan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Denpasar dr. Kiki Christmar Marbun, AAK dan Ketua HIPMI Denpasar Ari Setiya Wibawa.

Rai Iswara mengatakan, Badan Usaha yang belum mendaftarkan karyawannya ke JKN-KIS harus dilakukan pertemuan dan diberikan pemahaman seperti saat ini. "Dengan pertemuan ini maka kita akan mengetahui kendalanya. Untuk mengatasi itu kunci yang paling utama adalah persamaan persepsi," ujarnya.

Rai Iswara berharap Badan Usaha dapat memperhatikan usahanya dengan mendaftarkan karyawannya ke JKN-KIS, karena kesehatan itu sangat penting. Mengingat penanganan JKN-KIS di Kota Denpasar sudah sangat bagus.

Bahkan dari hasil penilaian Tim Akreditasi menyatakan fasilitas kesehatan Kota Denpasar sudah masuk nilai utama. (gek)

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi