Anggota Kopaska dan Gerombolan Pencuri Baku Tembak di Surabaya, 1 Tewas

Rabu, 05 Juli 2017 : 12.21
Seorang anggota kawanan pencuri di Surabaya tewas dihakimi massa (foto:istimewa)
SURABAYA - Seorang anggota kawanan pencuri tewas bersimbah darah usai baku tembak saat beraksi di rumah anggota pasukan khsusus TNI AL Kopaska di Simomulyo, Surabaya dini hari tadi (5/7/2017).

Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpomal) Pangkalan Utama TNI AL V (Lantamal V) Letkol Laut (PM) Khoirul Fuad menyatakan, kasusnya ditindaklanjuti Pomal Lantamal V dan Polsek Sukomanunggal, Surabaya.

Ia menjelaskan kronologis kejadian terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dirumah Mayor Laut (P) Tunggul Waluyo, yang sehari-hari berdinas di Sekolah Pasukan Katak, Pusat Pendidikan Khusus, Kodiklatal.

Rumah korban di kawasan Jalan Simorejo No 102 A Rt 09 / Rw 02 Simomulyo, Surabaya ini disatroni gerombolan perampok berjumlah tiga orang.

"Mengetahui ada tiga orang menggunakan sepeda motor Vario dan membuka paksa pintu pagar dan mencurigai adanya orang yang akan berbuat jahat di rumahnya," jelas Fuad dalam keterangan resminya.

Mayor Tunggul mengintip 3 pencuri tersebut sudah mengambil motor Beat. Tunggul berteriak "maling" sambil berlari naik ke lantai 2 rumah dan melihat 3 orang pencuri mengacungkan senjata tajam dan pistol ke arah Mayor Tunggul.

Merasa jiwanya terancam, guna mempertahankan harta bendanya dari para pencuri, Mayor Tunggul melepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 (tiga) kali.

Setelah mendengar tembakan peringatan, salah satu pencuri melepaskan tembakan ke arah Mayor Tunggul menggunakan senjata api soft gun US Property, sedangkan satu pencuri lainnya mengacung-acungkan senjata tajam jenis parang/penghabisan merek Martindale sehingga terjadi tembak menembak antara pencuri dengan Mayor Tunggul.

Beberapa saat kemudian pencuri berlari meninggalkan pekarangan rumah dan meninggalkan sepeda honda beat milik Mayor Tunggul di pinggir jalan depan rumah korban.

Sekitar jarak 200 meter kemudian, salah satu pencuri (Mr X) terjatuh lalu datang banyak warga mengeroyok salah seorang pencuri tersebut hingga tewas, sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran. Satu orang pencuri tanpa identitas (Mr X) dinyatakan meninggal dunia di sekitar kejadian.

Untuk barang bukti saat ini berada di Polsek Sukomanunggal, terdiri dari satu unit sepeda motor Beat Nopol L 3605 WM milik Mayor Unggul, satu unit sepeda motor vario warna hitam Nopol N 6536 HHG milik pelaku pencurian, senjata api (soft gun) merek U.S.

Property beserta sepuluh butir gotri, satu buah senjata tajam jenis parang merk Martindale, kunci T milik pelaku pencuri, STNK Honda Vario nopol L 5672 QE, beberapa barang milik pelaku pencuri (batu akik, mata uang negara singapura dan malaysia).

Mayat salah seorang pelaku dan barang bukti saat ini berada di Polsek Sukomanunggal, Surabaya dan saat ini masih menunggu tim Inavis Polda Jatim. (des).

Berita Terbaru

Saat ini 0 komentar :

Rekomendasi